<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="8370">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pemodelan Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kematian Neonatal Dini Akibat Asfiksia di Kabupaten Timor Tengah Selatan]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Bernadeta Erni</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PIUS WERAMAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Imelda F. E. Manurung</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Paula Tibuludji</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Tesis]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Tesis]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 145 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kematian neonatal dini (early neonatal death) adalah kematian seorang bayi yang terjadi pada 7 hari pertama sesudah lahir. Angka kematian bayi juga merupakan suatu indikator yang penting untuk mencerminkan keadaan derajat kesehatan disuatu masyarakat, kemajuan dalam bidang pencegahan dan pemberantasan berbagai penyakit penyebab kematian akan tercermin secara jelas dengan menurunnya tingkat AKB. Dengan demikian angka kematian bayi merupakan tolok ukur yang sensitife dari semua upaya intervensi yang dilakukan oleh pemerintah khususnya dibidang kesehatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor apa saja yang paling berpengaruh terhadap kematian neonatal dini akibat asfiksia di Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2021. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian kasus kontrol (case control) dengan pendekatan studi retrospektif. Populasi dalam penelitian ini dibagi atas 2 yaitu populasi kasus adalah seluruh bayi yang lahir hidup yang mengalami asfiksia dan meninggal pada Neonatal dini dan populasi kontrol dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang lahir hidup yang mengalami asfiksia dan tidak meninggal periode tahun 2020 di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Besar sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik total sampling, dimana seluruh populasi dijadikan sampel penelitian yaitu sebanyak 26 sampel kasus, dengan perbandingan besar sampel antara kasus dan kontrol adalah 1:1, sehingga jumlah sampel secara keseluruhan adalah 52 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh jarak kehamilan (95% CI= 3,20 -47,834 p-value=0,000), umur kehamilan (95% CI= 1,568 - 16,765p-value=0,007), riwayat premature (95% CI= 1,836 - 20,315p-value=0,003), anemia (95% CI= 1,157 - 27,432 p-value=0,010), asfiksia (95% CI= 4,509 - 74,539p-value=0,000), partus lama (95% CI= 1,568 - 16,765p-value=0,007) dan kunjungan ANC (95% CI= 1,344 - 14,030 p-value=0,014) terhadap kematian neonatal dini Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Tidak ada pengaruh paritas (p-value=1,000) dan penolong persalinan (p-value=0,141) terhadap kematian neonatal dini Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).Variabel yang paling dominan dan paling berpengaruh terhadap kejadian kematian Neonatal Dini adalah variabel Asfiksia.

Kata Kunci: Kematian Neonatal Dini, Jarak kehamilan, Paritas, Umur kehamilan, Riwayat premature, Anemia, Asfiksia, Partus lama, Kunjungan ANC dan Penolong persalinan</note>
<classification><![CDATA[131.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[1911080020]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220527]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[131.01 ERN P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="11243" url="" path="/13101-S2-1911080020-2022-TESIS.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pemodelan Faktor yang Berpengaruh Terhadap Kematian Neonatal Dini Akibat Asfiksia di Kabupaten Timor Tengah Selatan]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Tesis_IKM.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[8370]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-08-01 14:22:17]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-08-03 12:50:20]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>