<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="8526">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penegakan Hukum Terhadap  Tindak Pidana Penyelundupan Pakaian Bekas Di  Kabupaten Belu Berdasarkan Undang-Undang  Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 Tentang Kepabeanan (Studi Kasus Di Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea Cukai Kabupaten Belu)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HANI HARYATI ULU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ORPA GANEFO MANUAIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aksi Sinurat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Orpa Ganefo Manuain</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xi + 76 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah Penegakan hukum terhadap tindak pidana penyelundupan pakaian bekas impor di Kabupaten Belu? (2) Apakah Kendala penegakan hukum terhadap tindak pidana penyelundupan pakaian  bekas impor di Kabupaten Belu?  Metode yang digunakan dalam penelitian  ini adalah metode penelitian yang bersifat yuridis empiris, yang dilakukan di Kantor Bea dan Cukai Atambua, untuk dapat mengumpulkan data primer melalui wawancara kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulannya. Hasil penelitian ini menunjukan: (1) Upaya Penegakan hukum yang dilakukan oleh Bea dan Cukai Atambua terhadap kasus penyelundupan pakian bekas dianggap belum optimal atau kurang efektif, (2) Faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam memberantas kasus penyelundupan pakaian bekas yaitu: pertama, faktor penegak hukum, kedua, faktor sarana atau fasilitas, ketiiga, faktor masyarakat. Kesimpulan: (1) Upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak Bea dan Cukai terhadap  kasus Penyelundupan Pakaian Bekasi ini belum tegak sepenuhnya. yang mana penegakan hukumnya menjadi kurang efisien.Walaupun selama penanganannya pihak Bea dan Cukai sudah melakukan upaya preventif maupun represif. Namun pada kenyataanya hal ini tidak mengurangi kasus penyelundupan pakaian bekas..(2) Terdapat beberapa faktor yang menjadi penghambat dalam pemberantasan kasus penyelundupan pakaian bekas yaitu, faktor penegak hukum, faktor sarana atau fasilitas, faktor masyarakat yang tidak patuh terhadap peraturan yang ada. 
Saran yang dapat diberikan: pertama, Kepada pihak Bea dan Cukai Atambua perlu adanya sanksi yang tegas kepada Penyelundupan Pakaian bekas agar memberikan  efek jerah kepada pelaku penyelundupan pakaian bekas, dan juga kepada pihak Bea dan Cukai Atambua kiranya memberikan tindkn tegas kepada oknum penegak hukum yang melakukan penyelewengan jabatan dengan bekerja sama dengan pelaku kedua, Kepada masyarakat disarankan agar lebih proaktif dengan kasus  penyelundupan pakian bekas dengan cara melaporkan kepada pihak berwjib baik kepada pihak Bea dan Cukai ataupun pihak kepolisian terkait kasus penyelundupan agar dapat ditindak lanjuti dan juga diharapkan agar masyarakat tidak menjadi pelaku penyelundupan hal ini dikarenakan sanksi pidana maupun sanksi administrasi yang dijatuhkan sangat berat.
Kata Kunci: Penegakan Hukum, Penyelundupan, Pakaian Bekas Impor</note>
<classification><![CDATA[74201]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1702010061]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220628]]></identifier><departementID><![CDATA[ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[74201 ULU P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="11227" url="" path="/74201-S1-1702010061-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENEGAKAN HUKUM TERHADAP  TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN PAKAIAN BEKAS DI  KABUPATEN BELU BERDASARKAN UNDANG-UNDANG  NOMOR 17 TAHUN 2006 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 1995 TENTANG KEPABEANAN (STUDI KASUS DI KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANA]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_PIDANA.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[8526]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-08-03 11:00:25]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-08-03 13:24:12]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>