<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="8575">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penerapan Prinsip Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Desa dan Kelurahan di Desa Watu Nggelek dan Kelurahan Wae Kelambu Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat Ditinjau dari Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Epifania Krismayana Melanium Adi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Saryono Yohanes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rafael R Tupen, S.H.,M.Hum.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ebu Kosmas</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Saryono Yohanes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rafael R Tupen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 84 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan, Penerapan Prinsip Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Desa dan Kelurahan di Desa Watu Nggelek dan Kelurahan Wae Kelambu Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat Ditinjau Dari Undang-undang Nomor 6 tentang Desa, dan untuk mengtahui dan menganalisis faktor  penyebab terjadinya ketidaksetaraan gender. Metode penelitian menggunakan penelitian hukum empiris. Aspek penelitian di antaranya yaitu kesetaraan gender dalam pembangunan desa dan  kelurahan dan faktor penghambat penerapan prinsip kesetaraan gender dalam pembangunan di Desa Watu Ngggelek  dan Kelurahan Wae Kelambu.Metode pendekatan menggunakan metode pendekatan sosialegal dan pendekatan konseptual . Jenis dan sumber data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Responden dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Watu Nggelek, Lurah Wae Kelambu, Perangkat Desa Watu Nggelek, Perangkat Kelurahan Wae Kelambu serta masyarakat Desa Watu Nggelek dan Kelurahan Wae Kelambu. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Pengolahan data berpa pemeriksaan data, penandaan data, tabulasi dan intepretasi. Analisi data dilakukan secara deskriptif yuridis kualitatif Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa: (1) kesetaraan gender di Desa Watu Nggelek dan Kelurahan Wae Kelambu belum bisa dikatakan setara karena sebagian masyarakat desa beranggapan atau menempatkan perempuan dalam peran yang tidak bisa dilakukan oleh kaum perempuan hal ini dapat dilihat dalam proses perencanaan pembangunan yang dilihat dari tahap perencanaan dan pelaksanaan, (2) kesetaraan gender di Desa Watu Nggelek dan Kelurahan Wae Kelambu belum bisa dikatakan setara juga disebabkan oleh faktor internal yang terdiri dari tingkat pendidikan, jenis kelamin, pekerjaan juga faktor eksternal yaitu kebudayaan.
Kata Kunci: Kesetaraan, Gender, Pembangunan.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010270]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220628]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Adi P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="11287" url="" path="/74201-S1-1802010270-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah di Kecamatan Langke Rembong Ditinjau dari Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Adm_Negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[8575]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-08-03 20:53:40]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-08-04 08:29:35]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>