<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="8992">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis Faktor-Faktor Perambahan Hutan Pada Kawasan Resort Konservasi Wilayah II Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BERTA ADELINA RIA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ludji Michael Riwu Kaho</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ludji M. Riwu Kaho</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>FADLAN PRAMATANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Maria M. E. Purnama</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVIII + 100 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya perambahan hutan di TWA Ruteng side  Desa Ngkiong Dora. Penelitian ini di laksanakan di TWA Ruteng side Desa Ngkiong Dora, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Povinsi Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis Deskriptif Kualitatif dan tabulasi persentase. Teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling. Perolehan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumentasi dan studi pustaka. Data yang didapat dianalisis secara deskriptif  kualitatif menggunakan model Mile & Huberman dengan menggunakan 3 (tiga) tahap analisis data yaitu, reduksi data, sajian data/ display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kerusakan hutan di TWA Ruteng side Desa Ngkiong Dora disebabkan oleh 3 (Tiga ) faktor antaralai; faktor ekonomi, faktor sosial budaya masyarakat, dan faktor keterbatasan jumlah pengawai pengawas keamanan hutan.
Faktor ekonomi masyarakat perambah lebih pada keterbatasan luas lahan masyarakat, dimana luas lahan yang dimiliki dikategorikan “kecil” dengan kisaran luas (> 1ha) sehingga berpengaruh pada tingkat pendapatan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup. Tingkat pendapatan yang didapat oleh masyarakat berkisar antara RP.201.00- RP.400.000 per bulan dengan kategori pendapatan rendah. Sementara faktor sosial budaya  masyarakat, seperti, tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah, dimana tingkat pendidikan tertingi SD (92,40%). Tingkat umur perambah kebanyakan berada pada kategori produktif tua (60,76%). Mata pencarian perambah 100% sebagai petani dengan jumlah tanggungan perambah disetiap KK berkisar antara  4-5 jiwa  dengan persentasi sebanyak 67,08%. Sedangkan tingkat kesadaran masyarakat masih sangat rendah, serta pengaruh budaya lokal dalam pengelolaan lahan di Desa Ngkiong Dora. Keterbatasan jumlah Kualitas, maupun kuantitas pegawai pengawas keamanan hutan.  dimana ketidakseimbangan jumlah pengawai pengawas keamanan dengan besaran luas kawasan yang di kelola.
Kata kunci  : Kawasan Konservasi, TWA, Desa Ngkiong Dora, Perambahan dan faktor perambahan</note>
<classification><![CDATA[542.51]]></classification><ministry><![CDATA[54251]]></ministry><studentID><![CDATA[1704070036]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220720]]></identifier><departementID><![CDATA[Kehutanan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.51 RIA A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="11910" url="" path="/54251-S1-1704070036-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Analisis Faktor-Faktor Perambahan Hutan Pada Kawasan Resort Konservasi Wilayah II Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[prodi-kehutanan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[8992]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-10-05 09:51:47]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-10-05 09:57:58]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>