<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9497">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kedudukan Hukum Atas Anak Luar Kawin Akibat Adanya Sanksi Waja Menurut Hukum Adat Seso, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA SINDI VEBRONIA NIO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DARIUS MAURITSIUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Darius Mauritsius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIV + 55]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Hukum adat adalah hukum yang mengatur kebiasaan masyarakat adat. Hukum adat di Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting. Sejak dahulu kala hukum adat sudah diakui dan diterapkan di dalam sistem hukum Indonesia. Permasalahan dan tujuan dalam skripsi adalah : (1) Bagaimanakah kedudukan hukum anak yang lahir luar kawin akibat adanya sanksi Waja dalam masyarakat Adat Desa Seso,Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada? ( 2) Bagaimanakah hubungan antara Anak yang lahir di luar kawin dengan ayah biologisnya setelah Waja menurut Hukum adat Seso, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada? Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Ngada, Desa Seso. Dengan Teknik pengumpulan data, yakni wawancara di lapangan. Data yang dipergunakan adalah data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari lapangan dengan menggunakan teknik wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dengan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kedudukan hukum anak yang lahir luar kawin dengan ayah biologisnya tetap akan tetap berjalan ketika sang ayah sudah melakukan Waja. Waja adalah putusnya hubungan perkawinan adat yang dibatalkan oleh sepihak. Waja juga diartikan sebagai pemulihan nama baik jika seorang wanita mengandung di luar nikah tetapi sang ayah tidak mau bertanggungjawab untuk menikahi dan hanya akan mengakui anak tersebut. Ayah bertanggung jawab penuh atas anak tersebut. Jika anak yang dilahirkan lakilaki maka sang ayah wajib memberikan warisan berupa lahan yang bisa digunakan anak tersebut jika sudah dewasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya serta jika anak tersebut akan menikah maka sang ayah juga wajib membantu anak tersebut dalam hal menyiapkan belis. Begitu pula jika anak tersebut perempuan maka sang ayah bertanggung jawab untuk menyekolahkan dan membantu ibunya dalam memenuhi kebutuhan anak tersebut. Jika anak perempuan itu akan menikah maka sang ayah juga mendapat bagian dari belis yang akan minta.

Kata kunci : Kedudukan Hukum, Hukum Adat, Waja, Hukum Waris</note>
<classification><![CDATA[732.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010287]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220830]]></identifier><departementID><![CDATA[ILMU HUKUM]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[732.01 NIO K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="12514" url="" path="/73201-S1-1802010287-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Kedudukan Hukum Atas Anak Luar Kawin Akibat Adanya Sanksi Waja Menurut Hukum Adat Seso, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Huk_Perdata.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[9497]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-10-24 22:48:09]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-10-26 13:43:12]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>