<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9616">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Tinjauan Yuridis Terhadap Sanksi Pidana Mati yang Diatur Dalam Pasal 2 Ayat (2) Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Masa Pandemi Covid-19]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sulviani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Thelma Selly Marlin Kadja</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aksi Sinurat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudepel Petrus Leo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Thelma Selly Marlin Kadja</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xi + 91 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengidentifikasi wabah Covid-19 dikategorikan dalam keadaan tertentu dan pelaku korupsi bisa dijatuhkan pidana mati. (2) Menganalisis kriteria yang bisa dijatuhkan pidana mati oleh pelaku tindak pidana korupsi yang terjadi di masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif yaitu suatu proses untuk menemukan suatu aturan hukum, prinsip-prinsip hukum, maupun doktrin- doktrin hukum guna menjawab isu tentang pidana mati korupsi yang dilakukan di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan: (1) Pidana mati dapat dijatuhkan bagi para koruptor yang melakukan korupsi dimasa pandemi Covid-19, walaupun secara Normatif pelaku-pelaku tindak pidana korupsi dapat di pidana mati, namun sampai sekarang belum ada kasus yang bias di vonis pidana mati sesuai dengan peraturan Pasal 2 Ayat (2) Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (2) Kriteria perbuatan korupsi yang dapat dijatuhi pidana mati penjatuhan pidana mati bagi pelaku tindak pidana korupsi sangat sulit dilakukan, karena unsur pemberat pidana yang terdapat dalam penjelasan Undang-undang Korupsi yakni, apabila tindak pidana tersebut dilakukan terhadap dana-dana yang diperuntukkan bagi penanggulangan keadaan bahaya, bencana alam nasional, penanggulangan akibat kerusuhan sosial yang meluas, penanggulangan krisis ekonomi dan moneter, dan pengulangan tindak pidana korupsi.
Kata Kunci: Identifikasi wabah Covid-19, Pidana Mati, Kriteria Keadaan Tertentu, Covid-19</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010023]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221004]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Sul T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="12658" url="" path="/74201-S1-1802010023-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Tinjauan Yuridis Terhadap Sanksi Pidana Mati yang Diatur Dalam Pasal 2 Ayat (2) Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Masa Pandemi Covid-19]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_UP_SKRIPSI.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[9616]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-10-26 20:58:20]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-10-27 14:19:12]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>