<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9641">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KAJIAN PEMANFAATAN DANA DESA UNTUK  KESEHATAN DI DESA BAOPAAT DAN DESA KOLIDETUNG  KECAMATAN LELA KABUPATEN SIKKA TAHUN 2020]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>TERESIA ANGGELINA TABUN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>TADEUS ANDREAS LADA REGALETHA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RINA WATY SIRAIT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Muntasir</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Tadeus Andreas Lada Regaletha</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rina Waty Sirait</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 105 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penggunaan dana desa diprioritaskan untuk membiayai pelaksanaan program dan  kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa, salah satunya  dalam bidang kesehatan. Masalah kesehatan yang menjadi prioritas penggunaan  dana desa di Desa Baopaat dan Desa Kolidetung adalah stunting, gizi buruk dan  ibu hamil KEK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan dana desa  untuk kesehatan di Desa Baopaat dan Desa Kolidetung tahun 2020 melalui input,  proses, output, outcome. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan  metode survei deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Baopaat dan Desa  Kolidetung. Informan berjumlah 12 orang, yakni pengelola keuangan desa, dan pelaksana kegiatan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan input, dana desa  yang dianggarkan untuk kesehatan di Desa Baopaat sebesar Rp.239.299.308,  sedangkan Desa Kolidetung sebesar Rp.383.431.300. SDM pengelola dana desa  dan pelaksana kegiatan mendapatkan pelatihan, dan ditempatkan sesuai tugas dan  keahlian. Proses, perencanaan pengelolaan keuangan desa dilakukan secara musyawarah, pelaksanaan kegiatan kesehatan yang dibiayai dana desa berjalan  sesuai dengan yang direncanakan, pelaporan dilakukan per semester, dan  pertanggungjawaban dilakukan setiap akhir tahun anggaran. Output, capaian  realisasi program dalam pemanfaatan dana desa untuk kesehatan di Desa Baopaat  dan Desa Kolidetung adalah 100%, sedangkan capaian output penanganan kasus  di Desa Baopaat untuk penanganan stunting 88%, pencegahan gizi buruk dan ibu  hamil KEK 100%. Untuk Desa Kolidetung capaian output penanganan kasus  stunting 86,6%, penanganan gizi buruk 91,76%, penanganan ibu hamil KEK 
76,2%. Outcome, pemanfaatan dana desa untuk kesehatan mampu menurunkan  kasus stunting, gizi buruk dan ibu hamil KEK di Desa Baopaat. Namun untuk  Desa Kolidetung tidak mampu menurunkan kasus gizi buruk. Selain itu terdapat  masyarakat yang telah menerapkan pola asuh yang benar, namun ada juga  masyarakat yang belum menerapkan pola asuh dengan benar. Disarankan adanya  anggaran dana desa untuk bidang kesehatan yang dimanfaatkan untuk  memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan lambung ketahanan pangan desa, guna mencegah terjadinya kasus stunting, gizi buruk, dan dan ibu  hamil KEK yang diakibatkan rendahnya daya beli masyarakat terhadap bahan  makanan bergizi karena faktor ekonomi</note>
<classification><![CDATA[132.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[1707010082]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20221014]]></identifier><departementID><![CDATA[Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[132.01 Tab T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="12692" url="" path="/13201-S1-1707010082-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[KAJIAN PEMANFAATAN DANA DESA UNTUK  KESEHATAN DI DESA BAOPAAT DAN DESA KOLIDETUNG  KECAMATAN LELA KABUPATEN SIKKA TAHUN 2020]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[SKRIPSI_PRODI_IKM.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[9641]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-10-27 10:36:25]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-10-28 10:16:14]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>