<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="982">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Efektivitas Pengelolaan Limbah Industri Tahu Dan Tempe Di Kelurahan Bakunase Dan Kelurahan Airnona Kecamatan Kota Raja Ditinjau Dari Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>CHRISTOPHER BENIGNO LOLLO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DAVID Y MEYNERS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JOSEF MARIO MONTEIRO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ebu Kosmas</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>David Y Meyners</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Josef Mario Monteiro</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii+76 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat efektivitas pengelolaan limbah industry tahu dan tempe dan faktor-faktor apa saja yang menjadi hambatan dalam pelaksanaannya. Jenis penelitian ini adalah yuridis empiris. Data primer diperoleh dengan wawancara bersama 10 orang responden yang diambil dengan teknik penarikan dispropotianate random sampling. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Bakunase dan Kelurahan Airnona,Kecamatan Kota Raja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan limbah industri tahu dan tempe di Kelurahan Bakunase dan Kelurahan Airnona Kecamatan Kota Raja ditinjau dari Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup belum dilakukan secara efektif. Ada beberapa faktor yang menjadi penghambat dalam pengelolaan limbah industri tahu dan tempe di Kelurahan Bakunase dan Kelurahan Airnona Kecamatan Kota Raja ditinjau dari Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yaitu penegak hukum, kesadaran hukum, dan budaya hukum. Penulis memberikan rekomendasi sebagai berikut: 1.Pemerintah harus lebih sering memantau dan melakukan proses pemeriksaan terhadap para pelaku usaha sehingga tidak terjadi pelanggaran hukum. 2. Perlu adanya penegakan hukum lingkungan yang tegas dan disiplin dalam memberikan sanksi kepada pelaku tindak pidana lingkungan hidup, baik sanksi administrasi, sanksi perdata dan juga sanksi pidana, sehingga ada efek jera terhadap perilaku menyimpang tersebut adapun memberikan sanksi sehingga dapat menumbuhkan budaya hukum akan taat peraturan. 3. Pemerintah perlu memberikan sosialisasi terkait dengan aturan-aturan yang berlaku tentang Lingkungan Hidup untuk meningkatkan kesadaran hukum dari masyarakat, Pelaku usaha harus lebih aktif dalam mencari tahu tentang aturan-aturan yang berlaku terkait dengan Lingkungan Hidup untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan, adapu peran masyarakat perlu ditingkatkan untuk membantu pemerintah dalam melakukan penertiban dan penegakan hukum terhadap pelaku pencemaran lingkungan.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1502010056]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210511]]></identifier><departementID><![CDATA[ILMU HUKUM]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 LOL E]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1580" url="" path="/74201-S1-1502010056-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Efektivitas Pengelolaan Limbah Industri Tahu Dan Tempe Di Kelurahan Bakunase Dan Kelurahan Airnona Kecamatan Kota Raja Ditinjau Dari Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Dan Pengelolaan Lingk]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Tata_negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[982]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-06-04 13:54:53]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-06-08 08:26:23]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>