<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9970">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengaruh Penambahan Kaito+ (Feed additiv) Dalam Pakan Buatan  Terhadap Pertumbuhan FCR dan Sintasan Ikan Nila (Oreochromis niloticus)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RICHARD R HONIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARCELIN DJ RATOE OEDJOE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FRANCHY CH. LIUFETO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Marcelin Dj Ratoe Oedjoe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Felix Rebhung</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>FRANCHY CH. LIUFETO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Salah satu jenis ikan yang sangat banyak dibudidayakan saat ini adalah ikan nila. Perkembangan budidaya ikan nila meluas di berbagai negara seperti Thailand, Vientnam, maupun Indonesia, namun ada beberapa faktor alami yang dapat menghambat keberhasilan usaha untuk mendapatkan hasil produksi ikan nila yang setinggi-tingginya dengan menyediakan makanan alami secara berkesinambungan. Feed aditive merupakan bahan makanan pelengkap yang dipakai sebagai sumber penyedia vitamin-vitamin, mineral-mineral dan atau juga antibiotik. Fungsi feed additive adalah untuk menambah vitamin-vitamin, mineral dan antibiotik dalam ransum, menjaga dan mempertahankan kesehatan tubuh terhadap serangan penyakit dan pengaruh stress, merangsang pertumbuhan badan (pertumbuhan daging dengan baik) dan menambah nafsu makan, meningkatkan produksi daging maupun telur. Kaito+ mrupakan feed-additive yang mengandung nano chitosan-Cu-Zn complex yang berfungsi sebgai immunostimulant dan growth promoter pada hewan ternak. Produk ini dibuat melalui proses quality control yang sangat ketat sehingga setiap produk yang sampai ke pengguna selalu sesuai standar dan berkualitas tinggi. Efek kaito+ yaitu mempercepat pertumbuhan, meningkatkan kesehatan dan imunitas, memperbaiki FCR, mengurangi insiden outbreak penyakit. Kandungan chitosan yang digunakan tersebut dari bahan cangkang crustacean dan diproses dengan teknologi nano, saat dikombinasikan dengan Cu dan Zn, nano chitosan bekerja sebagai chelating agent yang dapat meningkatkan efektifitas penyerapan dalam tubuh, setiap 100gr kaito+ mengandung organic Cu 4000mg dan Zn 2000mg. Penelitian ini telah dilaksanakan selama dua bulan dan bertempat di Kelurahan Bakunase II, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pellet komersil berupa Kaito+ yang dicampur dengan beberapa bahan pakan lainnya untuk dijadikan pakan buatan untuk ikan nila dengan 4 perlakuan yaitu Perlakuan A (0,1gr kaito+/kg pakan), Perlakuan B (0,2gr kaito+/kg pakan), Perlakuan C (0,4gr kaito+/kg pakan), dan Perlakuan D (0,8gr kaito+/kg pakan). Hasil yang didapati menunjukan penambahan kaito+ dalam pakan memberikan pengaruh yang nyata terhadap nilai efisiensi pakan, namun tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan, FCR dan kelulushidupan ikan nila. Nilai laju pertumbuhan mutlak, efisiensi pakan dan FCR yang terbaik diperoleh pada perlakuan D yaitu penambahan kaito+ sebesar 0,8 gram dalam pakan. Sedangkan untuk nilai kelulushidupan yang terbaik terdapat pada perlakuan B sebesar 60%.
Kata kunci: Ikan Nila (Oreochromis niloticus), Kaito+, Pertumbuhan, Sintasan</note>
<classification><![CDATA[542.43]]></classification><ministry><![CDATA[54243]]></ministry><studentID><![CDATA[1613010046]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220915]]></identifier><departementID><![CDATA[Budidaya Perairan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.43 HON P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="13061" url="" path="/54243-S1-1613010046-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pengaruh Penambahan Kaito+ (Feed additiv) Dalam Pakan Buatan  Terhadap Pertumbuhan FCR dan Sintasan Ikan Nila (Oreochromis niloticus)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-bud-perairan_1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[9970]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-02 09:52:01]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-02 13:43:44]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>