<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="9987">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KAJIAN NORMATIF AKIBAT HUKUM PERCERAIAN BAGI ANAK DITINJAU DARI HUKUM PERDATA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ARDYEGO YOLANDRO CLEAVAN’T DALY</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sukardan Aloysius, S. H. M. Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yossie M. Y. Jacob, SH. M. Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yossie M. Y. Jacob, SH. M. Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius, SH. M. Hum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xi + 50 Hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Ardyego Yolandro Cleavan’t Daly: KAJIAN NORMATIF AKIBAT HUKUM PERCERAIAN BAGI ANAK DITINJAU DARI HUKUM PERDATA, dibimbing oleh: Sukardan Aloysius sebagai Pembimbing I dan Yossie M.Y. Jacob sebagai Pembimbing II.
Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Pembentukan keluarga yang bahagia itu erat hubungannya dengan keturunan, karena tujuan dari perkawinan selain untuk membangun rumah tangga juga untuk meneruskan keturunan, sehingga tidak heran jika banyak pasangan suami dan istri yang baru melangsungkan perkawinan begitu mengharapkan kehadiran seorang anak dalam kehidupan rumah tangganya, karena selain anak yang menjadi cikal bakal penerus keturunan bagi orang tuanya juga akan membuktikan kesempurnaan ikatan cinta dan kasih sayang diantara mereka. Dengan adanya anak maka kehidupan suami istri dalam suatu rumah tangga akan memperoleh ketenangan, ketentraman dan kebahagiaan. Anak merupakan hubungan kekeluargaan berdasarkan hubungan darah baik melalui perkawinan yang sah maupun melalui perkawinan yang tidak sah, seperti anak luar kawin dan anak hasil zina. Anak yang sah anak yang dilahirkan dari suatu perkawinan yang sah, sedangkan anak luar kawin adalah anak yang dilahirkan tanpa adanya suatu perkawinan yang sah yang hanya memiliki hubungan perdata dengan ibunya.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebebasan dan hak asasi anak serta berbagai kepentingan yang berhubungan dengan kesejahteraan anak. Prinsip ini menjadi pedoman bagi penyelenggara perlindungan anak bahwa pertimbanganpertimbangan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan masa depan anak harus dikedepankan kebutuhan yang diinginkan oleh anak bukan dengan ukuran dewasa, apalagi berorientasi pada kepentingan orang dewasa. Maka dari itu baik putusan hakim maupun kebijakan-kebijakan yang mengedepankan kepentingan anak. Dalam hal tidak adanya hukum yang mengatur, maka Hakim wajib untuk menggali nilai-nilai hukum yang hidup di masyarakat.
Kata Kunci: Akibat Hukum, Pengaturan pemeliharaan Anak, Hukum Perdata</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1802010296]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20220628]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Dal K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="13090" url="" path="/74201-S1-1802010296-2022-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[KAJIAN NORMATIF AKIBAT HUKUM PERCERAIAN BAGI ANAK DITINJAU DARI HUKUM PERDATA]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Huk_Perdata.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[9987]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-02 13:29:14]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-11-03 09:15:05]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>