Skripsi
Efektivitas Penyaluran Dana Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Terdampak Badai Seroja Di Kecamatan Kelapa Lima
XMLAwal bulan April 2021 Indonesia diterpa badai yang bernama Seroja. Badai ini terjadi di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Badai ini menyebabkan banyak rumah masyarakat di dataran NTT menjadi rusak parah bahkan terbawa arus banjir dan tanah longsor. Di Kelurahan Kelapa Lima sendiri terdapat banyak rumah warga yang rusak parah. Situasi tersebut membuat pemerintah pusat menetapkan status menjadi bencana nasional. Pemberian bantuan terhadap korban sangat dibutuhkan Pemberian bantuan sosial tidak hanya berbicara mengenai dana dan penyalurannya tetapi juga efektivitas. Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah efektivitas penyaluran dana bantuan sosial bagi masyarakat terdampak badai seroja di Kecamatan Kelapa Lima? (2) Apakah Faktor-faktor yang menghambat penyaluran dana bantuan sosial bagi masyarakat terdampak badai seroja di Kecamatan Kelapa Lima?
Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder menggunakan teknik pengolahan data adalah wawancara dan studi pustaka. Pengolahan datanya editing dan coding yang dianalisis secara deskriptif. Hasil Penelitian ini menunjukan. (1) Penyaluran dana bantuan seroja atau DSP tidak efektif, karena tidak semua warga kelurahan Lasiana, kelurahan Oesapa, kelurahan Oesapa Barat dan kelurahan Kelapa Lima mendapatkan DSP berdasarkan data BPBD ada 3.005 KK di 4 kelurahan pada kecamatan Kelapa Lima yang terdampak badai seroja dan membutuhkan bantuan, namun nyatanya hanya ada 1.267 KK yang mendapatkan bantuan, penyaluran bantuan dana seroja atau DSP tidak efektif dalam penyalurannya tidak merata atau tidak tepat sasaran. (2) Faktor-faktor yang menghambat penyaluran dana bantuan sosial bagi masyarakat terdampak badai seroja di Kecamatan Kelapa Lima pada Kelurahan Lasiana, Kelurahan Oesapa, Kelurahan Oesapa Barat, Kelurahan Kelapa Lima adalah faktor aturan yang tidak mengharuskan pemerintah maupun instansi BPBD untuk melakukan penanganan dengan segera, faktor peluang dan kesempatan yang mana keterlambatan data dari pemerintah setempat (RT, RW, kelurahan dan kecamatan), keterlambatan informasi dan keterlambatan dana dari pusat, faktor kapasitas yaitu tidak mempunyai anggaran sendiri dan kurangnya SDM juga fasilitas pendukung dan faktor sosialisasi dan komunikasi.
Kata Kunci: Efektifvitas, Penyaluran, Faktor penghambat, Dana Bantuan sosial dan Badai seroja
Detail Information
| Item Type | |
|---|---|
| Penulis |
YOHANES RANGA DJA - Personal Name
|
| Student ID |
1702010359
|
| Dosen Pembimbing |
YOHANES G TUBA HELAN - 196001101986011002 - Dosen Pembimbing 1
Yohanes Yorhan Nome - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Umbu Lily Pekuwali - 195803121986011100 - Ketua Penguji
Yohanes G Tuba Helan - 196001101986011002 - Penguji 1 Yorhan Yohanis Nome - 195902241986031002 - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
74201
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Ilmu Hukum
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2022 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
742.01 DJA E
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







