Tesis
Upaya Perlindungan Hukum Oleh Kepolisian Terhadap Korban Tindak Pidana Kekerasan Pada Anak (Studi Kasus Di Wilayah Polres Ngada Tahun 2018 – 2020)
XMLKekerasan terhadap anak merupakan salah satu masalah sosial di tengah-tengah masyarakat yang sering didengar akhir-akhir ini, di Indonesia kasus kekerasan anak sangat meningkat tajam dari tahun ke tahun dan masuk kepada tahap yang mengkhawatirkan. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah; Apa faktor penghambat penegakan hukum oleh Kepolisian Resort Ngada. Bagaimana upaya perlindungan hukum oleh Kepolisian Resort Ngada terhadap anak korban tindak pidana kekerasan di Kabupaten Ngada. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normative empiris Kajian terori yang digunakan dalam menjawab masalah penelitian ini adalah teori tentang perlindungan hukum yang memberikan pengayoman kepada hak asasi manusia yang dirugikan orang lain dan perlindungan tersebut diberikan kepada masyarakat agar mereka dapat menikmati semua hak-hak yang diberikan oleh hukum atau dengan kata lain perlindungan hukum adalah berbagai upaya hukum yang harus diberikan oleh aparat penegak hukum untuk memberikan rasa aman, baik secara pikiran maupun fisik dari gangguan dan berbagai ancaman dari pihak manapun Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa faktor-faktor penghambat penegakan hukum oleh Kepolisian Resort Ngada terhadap pelaku tindak pidana kekerasan pada anak di Kabupaten Ngada terdiri dari faktor eksternal yaitu faktor rendahnya tingkat pengetahuan dan kesadaran hukum masyarakat dan faktor kebudayaan dan faktor internal yaitu faktor penegak hukum berupa keterbatasan sumber daya manusia di Unit PPA Polres Ngada dan faktor keterbatasan sarana dan fasilitas. Dengan mengetahui faktor-faktor penghambat tersebut, maka dilakukan upaya-upaya perlindungan hukum oleh Kepolisian Resort Ngada terhadap anak korban tindak pidana kekerasan di Kabupaten Ngada berupa upaya non penal dan upaya penal. Yang menjadi faktor penghambat penegakkan hukum oleh kepolisian resort Ngada terhadap pelaku tindak pidana kekerasan pada anak di Kabupaten Ngada dipengaruhi kebiasaan atau kebudayaan setempat menganggap kasus kekerasan pada anak merupakan aib atau hal yang tabu bagi keluarga untuk diketahui oleh orang lain serta Sarana dan fasilitas kurang memadai dapat terhambat bahkan penegakan hukum tidak dapat dilaksanakan. Dengan dasar kesimpulan tersebut Melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang peran orang tua dalam melindungi anak dari korban kekerasan oleh pelaku dengan cara melalukan laporan ke pihak yang berwajib,. Selain itu juga memberi pengetahuan tentang bahaya dari kekerasan terhadap anak serta dampak yang di timbulkan bagi masa depan korban Meningkatkan ketersediaan sarana dan fasilitas agar penyidikan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
Kata Kunci: Perlindungan hukum, tindak pidana kekerasan pada anak.
Detail Information
| Item Type |
Tesis
|
|---|---|
| Penulis |
JULIARDI - Personal Name
|
| Student ID |
2011040064
|
| Dosen Pembimbing |
JIMMY PELLO - 195808311987040100 - Dosen Pembimbing 1
ORPA GANEFO MANUAIN - 196310201989012001 - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Jimmy Pello - 195808311987040100 - Ketua Penguji
Orpa Ganefo Manuain - 196310201989012001 - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
74101
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Ilmu Hukum
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2023 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
741.01 JUL U
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







