Skripsi
ANALISIS FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI KOPI ROBUSTA DI KECAMATAN WEWEWA SELATAN KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA
XMLKopi telah menjadi dasar perekenomian keluarga Masyarakat Desa Weri Lolo dan Desa Buru Kaghu Kecamatan Wewewa Selatan. Dalam Menjalankan Usahataninya, petani menemukan masalah yaitu produksi yang masih rendah. Usaha peningkatan produksi dapat dilakukan dengan mengetahui faktor yang mempengaruhi produksi dan meningkatnya efisiensi setiap faktor produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui deskripsi luas lahan, tenaga kerja, bibit, pupuk, umur tanaman yang digunakan dalam produksi usahatani kopi robusta dan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani kopi robusta di Kecamatan Wewewa Selatan Kabupaten Sumba Barat Daya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 93 responden petani kopi robusta di Desa Weri Lolo dan Desa Buru Kaghu Kecamatan Wewewa Selatan. Data dikumpulkan adalah data primer (wawancara) dan sekunder (pustaka). Variabel pengamatan penelitian ini adalah luas lahan (X1), tenaga kerja (X2), bibit (X3), pupuk (X4), umur tanaman (X5) dan Produksi (Y). Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif untuk mendeskripsikan variabel-variabel penelitian dan model fungsi Cobb Douglass yang diubah kedalam bentuk regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan kopi terbanyak pada luas lahan 300 are dengan frekuensi 56 orang (60,2%), sedangkan kopi terendah pada luas lahan 450 are dengan frekuensi 1 orang (1,1%). Penggunaan tenaga kerja sebanyak interval 10 dengan frekuensi 56 orang (60,2%), sedangkan penggunaan tenaga kerja terendah interval 20 dengan frekuensi 1 orang (1,1%). Penggunaan bibit kopi sebanyak 200 pohon dengan frekuensi 34 orang atau 36.6 %, sedangkan frekuensi bibit kopi robusta terkecil 150 pohon dengan frekuensi 8 orang atau 8.6%. Penggunaan pupuk terbanyak 980 kg dengan frekuensi responden 26 orang atau 28,0%, sedangkan penggunaan pupuk terkecil 200–450 kg dengan frekuensi responden 7 orang atau 7,5%. Produksi terbanyak 150 kg dengan frekuensi 30 orang atau 32.3%, sedangkan produksi kopi robusta terendah 300 kg dengan frekuensi 2 orang atau 2.2%. Faktor produksi usahatani kopi robusta di Desa Weri Lolo dan Desa Buru Kaghu, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya yang berpengaruh positif dan signifikan adalah luas lahan, tenaga kerja sedangkan yang tidak berpengaruh secara signifikan adalah bibit, pupuk, dan umur tanaman.
Kata kunci: Faktor, pengaruh, deskripsi, produksi, usahatani.
Detail Information
| Item Type | |
|---|---|
| Penulis |
ASYER THEODORUS PALA - Personal Name
|
| Student ID |
1604020171
|
| Dosen Pembimbing |
Alfetri N. P. Lango - 19590717 198603 1 003 - Dosen Pembimbing 1
LIKA BERNADINA - 19620223198601200 - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
54201
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Agribisnis
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2021 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
542.01 Ala A
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







