Analisis Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Yang Membebaskan Pengedar Narkotika Golongan I (Sabu-Sabu) (Studi Kasus Putusan Nomor 17/Pid.Sus/2022/PN. PLk)

Detail Cantuman

Tesis

Analisis Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Yang Membebaskan Pengedar Narkotika Golongan I (Sabu-Sabu) (Studi Kasus Putusan Nomor 17/Pid.Sus/2022/PN. PLk)

XML

Putusan Pengadilan Negeri Palangkaraya yang membebaskan terdakwa narkotika, memicu demonstrasi karena dianggap tidak mencerminkan keadilan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam putusan pengadilan yang membebaskan pengedar narkotika golongan I sabu-sabu yang telah memenuhi asas keadilan.
Rumusan masalah dalam tesis ini yakni : (1) Bagaimanakah dasar pertimbangan hakim dalam putusan pengadilan Nomor putusan 17/Pid.Sus/2022/Pn. Plk yang membebaskan pengedar narkotika golongan I sabu-sabu? dan (2) Apakah putusan pengadilan Nomor putusan 17/Pid.Sus/2022/Pn. Plk yang membebaskan pelaku tindak pidana pengedar narkotika golongan I sabu-sabu telah memenuhi asas keadilan?
Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang- undangan (statue approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach) , sumber data yang digunakan merupakan sumber data primer dan sekunder serta teknik analisis data yang digunakan analisis kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian serta analisis yang dilakukan penulis Dalam putusan Pengadilan Tindak Pidana Pengedar Narkotika Nomor 17/Pid.Sus/2022/PN.PLk Palakaraya, terdakwa Salihin Saleh Abdullah dinyatakan bersalah berdasarkan dakwaan alternatif kedua Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Terdakwa dinyatakan melanggar ketentuan tersebut karena tanpa izin atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman, dengan berat melebihi 5 gram.
Kesimpulan penelitian ini:
(1) Dasar pertimbangan hakim dalam penjatuhan putusan membebaskan pengedar narkotika Golongan I sabu-sabu Nomor 17/Pid.Sus/2022/PN.PLk pada pertimbangan yuridis sebagai pendekatan utama namun pasal yang diterapkan tidak relevan dengan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yaitu terdakwa bersalah mengendarkan narkotika golongan I melebihi berat 5 gram.
(2) Nilai keadilan dalam putusan Palakaraya pengendar narkotika proses persidangan dalam perkara ini berjalan dengan baik namun penerapan pasal yang kurang tepat dapat mencederai keadilan prosedural, hakim dalam argumentasinya mempertimbangkan kasus hakim memutus pengedar narkotika tidak sesuai pasal yaitu di putus bebas kecacatan prosedural sekecil apapun dapat menodai nilai keadilan yang terkandung dalam putusan.

Kata Kunci : Narkotika, Dasar Pertimbangan Hakim dalam Putusan Bebas Narkotika


Detail Information

Item Type
Tesis
Penulis
Student ID
2211040027
Dosen Pembimbing
KAROLUS KOPONG MEDAN - 196204221990031001 - Dosen Pembimbing 1
RUDEPEL PETRUS LEO - 196406121990031003 - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Karolus Kopong Medan - 196204221990031001 - Ketua Penguji
Jimmy Pello - 195808311987040100 - Penguji 1
Reny Rebeka Masu - 196302031990032002 - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
74101
Edisi
Published
Departement
Magister Hukum
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit UPT Perpustakaan Undana : Kupang.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
741.01 NGA A
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail


SELAMAT DATANG DI REPOSITORY UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA