Skripsi
Sejarah Benteng Raja Aut Sae Di Desa Haunobenak Kecamatan Kolbano
XMLMenulis skripsi dengan judul Sejarah Benteng Raja Aut Sae di Desa Haunobenak Kecamatan Kolbanu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Sejarah peninggalan Benteng Aut Sae di Desa Haunobenak Kecamatan Kolbano Pada masa perang Babuin melawan Belanda pada tahun 1906, (2) fungsi Benteng Aut Sae di Desa Haunobenak Kecamatan Kolbano Pada masa perang Babuin melawan Belanda pada tahun 1906 dan (3) kondisi Benteng Aut Sae di Desa Haunobenak Kecamatan Kolbano pada saat ini. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Teknik analisis data adalah analisis sejarah yang dilakukan dengan langkah heuristik, kritik sejarah, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Sejarah peninggalan Benteng Aut Sae di Desa Haunobenak Kecamatan Kolbano Pada masa perang Babuin melawan Belanda pada tahun 1906. Salah satu Benteng besar yang berada di Pulau Timor yang memiliki nilai sejarah dan budaya adalah benteng Aut Sae. Pendirian Benteng Aut Sae dilatarbelakangi oleh keinginan Aut Sae untuk memiliki tempat bernaung yang aman bagi suku Sae serta bisa dijadikan sebagai tempat pertahanan dalam melawan musuh serta sebagai tempat melakukan ritual adat tertentu. Benteng Aut Sae dibuat tahun 1901. Aut Sae adalah pendiri Benteng ini yang juga berperan sebagai pemimpin suku Sae yang mendiami wilayah Babuin. Benteng Aut Sae berlokasi di Desa Haunobenak dan berada di area gunung Babuin. Dalam perjalanan nya masyarakat Haunobenak sebagai bagian dari wilayah Babuin dan berada dalam kekuasaan Kerajaan Amanuban, terlibat konflik dengan Raja Amanuban yang berkuasa pada saat itu. Aut Sae berencana untuk melepaskan diri dari Kerajaan Amanuban dengan cara tidak taat kepada perintah Raja dan menolak membayar Upeti. 2) Fungsi Benteng Aut Sae di Desa Haunobenak, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan adalah (a) sebagai tempat tinggal, (b) sebagai tempat pertahanan yang sulit dijangkau oleh musuh, (c) sebagai tempat bersembunyi untuk memantau pergerakan musuh dan (d) sebagai tempat untuk melakukan upacara-upacara adat tertentu. 3) Kondisi Benteng Aut Sae di Desa Haunobenak, Kecamatan Kolbano pada saat ini masih terpelihara dengan baik, kondisi benteng selalu bersih dan jarang sekali ditumbui rumput-rumput yang lebat. Benteng Aut Sae masih utuh karena bentuknya pada saat zaman dahulu sampai sekarang tidak mengalami perubahan yang signifikan. Selain kondisi nya yang bersih dan terjaga, agar menarik minat wisatawan dan mempermudah orang-orang untuk naik ke Benteng Aut Sae pemerintah setempat telah membangun akses jalan yang baik ke Benteng Aut Sae untuk dijangkau.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Herman E. Seko - Personal Name
|
| Student ID |
2001090025
|
| Dosen Pembimbing |
Malkisedek Taneo - 196704021994031003 - Dosen Pembimbing 1
DELSY ASRIYANI DETHAN - 198212192014042001 - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Andreas Ande - 196210101989031004 - Ketua Penguji
MALKISEDEK TANEO - 196704021994031003 - Penguji 1 Delsy A. Dethan - 198212192014042001 - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
87201
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Pendidikan Sejarah
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
872.01 Sek S
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







