Skripsi
Penerapan Green Building Pada Aspek Appropriate Site Development Pada Jembatan Penyeberangan Orang Di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali
XMLIsu pemenasan global sangat marak di perbincangkan saat ini, sektor konstruksi juga memiliki kontribusi cukup tinggi dalam menghasilkan emisi baik selama proses selama proses konstruksi maupun pada masa operasi dan pemiliharaan. Peningkatatan kesadaran akan isu-isu lingkungan global, seperti perubahan iklim, polusi, serta penggunaan sumber daya alam yang berlebihan mendorong pengembangan konsep green building atau bangunanan hijau dalam sektor konstruksi. Dalam perkembangan sektor konstruksi di Indonesia, di kenal istilah Green building council Indonesia yang merupakan lembaga yang mendukung pembangunan hijau yang berkelanjutan. Salah satu aspek penting pada GBCI adalah appropriate site development, aspek ini bertujuan untuk meminimalkan dampak negativ pada lingkungan. Penerapan konsep green building semakin penting dalam pembangunan infrastruktur untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Salah satu aspek utama dalam konsep ini adalah Appropriate Site Development (ASD), yang berfokus pada pemanfaatan lahan secara optimal, mengurangi dampak lingkungan, serta meningkatkan efisiensi dalam pembangunan dan operasional bangunan. Penelitian ini membahas penerapan konsep green building pada aspek ASD di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi elemen-elemen keberlanjutan yang diterapkan, seperti area dasar hijau, pemilihan tapak, aksesibilitas komunitas, transportasi umum, fasilitas pengguna sepeda, lansekap pada lahan, iklim mikro, manajemen air limpasan hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip appropriate site development dalam desain dan pembangunan JPO tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna, tetapi juga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Berdasarkan perhitungan presentase penerepannya green building menunjukkan angka 82,3% yang berperingkat platinum hal ini menujuukan keberhasilan implementasi prinsip tersebut. Selain itu, beberapa kriteria belum memenuhi syarat seperti fasilitas pengguna sepeda, studi ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan implementasi green building pada infrastruktur publik tersebut guna mendukung pembangunan berkelanjutan.
Kata Kunci : Green Building, Greenship, Tepat Guna Lahan, Jembatan Penyebrangan Orang.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
ADRIANA ANITA TANGGUMARA - Personal Name
|
| Student ID |
2101110053
|
| Dosen Pembimbing |
Asrial - 196111051990031001 - Dosen Pembimbing 1
JAKOBIS JOHANIS MESSAKH - 197406232006041001 - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Ketut M Kuswara - 196511061992031001 - Ketua Penguji
Asrial - 196111051990031001 - Penguji 1 Jakobis J. Messakh - 197406232006041001 - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
83205
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
832.05 TAN P
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







