Skripsi
Tingkat Efektivitas Manajemen Usahatani Jambu Mete Terhadap Pendapatan Petani Mete Di Kecamatan Tanjung Bunga Kabupaten Flores Timur
XMLIndonesia merupakan negara dengan sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian. Maka dari itu, Indonesia dikatakan sebagai negara agraris. Pertanian adalah suatu jenis kegiatan produksi yang berlandaskan pada proses pertumbuhan dari tumbu-tumbuhan dan hewan. Pertanian yang baik ialah pertanian yang dapat memberikan produk jauh lebih baik daripada apabila tanaman, ternak dan ikan tersebut dibiarkan hidup secara alami. Jambu mete (Anacardium occidentale) merupakan salah satu komoditas perkebunan yang peranannya cukup penting bagi perekonomian nasional, selain sebagai penyedia lapangan kerja dan sumber devisa negara, jambu mete juga diharapkan sebagai komoditas yang dapat memberikan sumber pendapatan bagi petani. Usahatani jambu mete di Flores Timur, kususnya Kecamatan Tanjung Bunga, Desa Sinamalaka pada nyatanya masih menghadapi masalah-masalah yang belum terpecahkan. Faktanya, manajemen usahatani jambu mete yang diterapkan petani mete selama ini belum memuaskan. Hal ini yang nantinya akan berpengaruh terhadap pendapatan petani mete. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen usahatani jambu mete, pendapatan petani mete dan tingkat efektivitas manajemen usahatani jambu mete terhadap pendapatan petani mete.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, analisis pendapatan dan analisis Korelasi Rank Sperman. Pengumpulan data dilakukan di Desa Sinamalaka Kecamatan Tanjung Bunga, karena merupakan daerah sentral penghasil mete di Kabupaten Flores Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah petani mete yang ada di Desa Sinamalaka, yang tergabung dalam kelompok tani Wato Mandiri, Kelongo dan Sagat. Penentuan sampel menggunakan metod sensus, yang artinya semua anggota populasi ditetapkan menjadi sampel, sehingga jumlah sampel dalam penelitian adalah sebanyak 50.
Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen usahatani jambu mete yang dilakukan petani di Desa Sinamalaka, masih jauh dari yang diharapkan yakni perencanaan sebesar 53,60%, pengorganisasian sebesar 44,27 %, pelaksanaan sebesar 48,67 %, pengawasan sebesar 49,20 %, dan evaluasi sebesar 52,13 %. Secara keseluruhan manajemen usahatani jambu mete sebesar 49,57% termasuk dalam kategori “tidak efektif” yaitu pada skor maksimum > 36-52. Pendapatan yang diperoleh 50 responden dari usahatani mete yaitu sebesar Rp.5.343.026/tahun/petani. Hasil analisis koefisien korelasi (rs) antara pendapatan dan efektivitas manajemen usahatani jambu mete sebesar 0,420. Sedangkan nilai t hitung sebesar 3,210 dan t tabel 2,682. Hal ini menunjukan hubungan yang sangat kuat antara tingkat efektivitas manajemen usahatani jambu mete dan pendapatan petani mete di Desa Sinamalaka.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
MONIKA APRILIANI TANGGURAMI - Personal Name
|
| Student ID |
2004020070
|
| Dosen Pembimbing |
Leta R. Levis - 19600501 198903 1 001 - Dosen Pembimbing 1
TOMYCHO OLVIANA - 198210292008122002 - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Leta R. Levis - 196202231986012001 - Ketua Penguji
Tomycho Olviana - 198210292008122002 - Penguji 1 Johanna Suek - 196401291987022001 - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
54201
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Fakultas Pertanian
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
542.01 TAN T
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







