Skripsi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN VIDEO BASED LABORATORY DAN PHYSICS EDUCATION TECHNOLOGY (PhET) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK TENTANG HUKUM ARCHIMEDES
XMLPenelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu. Desain penelitian ini adalah non-equivalen atau control grup desain yang terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pada penelitian ini kelompok kontrol di beri perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning berbantuan video based laboratory dan pada kelas kontrol di beri perlakuan menggunkan model pembelajaran problem based learning berbantuan PhET. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Poblem based learning berbantuan video based laboratory lebih baik dari pada model pembelajaran problem based learning berbantuan PhET (Physics Education Technology) dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik kelas XD dan XE di SMA Negeri 8 Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan tes berupa soal pilihan ganda yang berjumlah 15 nomor tes awal dan 15 nomor tes akhir untuk megetahui besarnya peningkatan pemahaman konsep peserta didik tentang hukum archimedes.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pada tes awal peserta didik Sebelum perlakuan skor rata-rata peserta didik untuk kelas eksperimen sebesar 30,57 sedangkan untuk kelas kontrol memperoleh skor rata-rata 29,04. Setelah diberi perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran problem based learning berbantuan video based laboratory dan PhET maka skor rata-rata yang diperoleh peserta didik meningkat dengan nilai untuk kelas eksperimen sebesar 76,64 dan skor rata-rata untuk kelas kontrol sebesar 75,93. Dari hasil analisis hipotesis diatas didapatkan t_hitung>〖 t〗_tabel (19,600>1,703) untuk selisih kelas eksperimen dan (16,438>1,703) untuk selisih kelas kontrol dengan signifikan masing-masing kelas 0,000.), Sehingga dapat disimpulkan bahwa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan media video based laboratory dan PhET memiliki perbedaan yang signifikan. Berdasarkan skor rata-rata test akhir dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video based laboratory di kelas eksperimen lebih baik dari pada media simulasi the physics education technology (PhET) pada kelas kontrol.
Kata kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning, Media Video Based Laboratory Dan Phet, Pemaham Konsep, Hukum Archimedes
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
NENENG ARISKA SELAN - Personal Name
|
| Student ID |
1901050076
|
| Dosen Pembimbing |
Drs. Fakhruddin, M.Si - - Dosen Pembimbing 1
MARSI DEVID SETYAWAN BANI - 198203142008121001 - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Drs. Fakhruddin, M.Si - 19681226 199403 1 002 - Ketua Penguji
Marsi D.S. Bani, S.Pd., M.Pd - 19820314 200812 1 001 - Penguji 1 Antonius Suban Hali - 197809172009121004 - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
84203
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Pendidikan Fisika
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
842.03 Sel P
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







