Skripsi
PRAKTIK HABITUASI : “STUDI HUBUNGAN INTERAKSI ANTAR UMAT BERAGAMA KRISTEN DAN MUSLIM DI DESA TABLOLONG KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG”
XMLPenelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan bentuk dan proses habituasi keagamaan khususnya Islam dan Kristen yang termanifestasi dalam interaksi sosial sehari-hari antar warga di Desa Tablolong. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah memepertanyakan bagaimana habituasi keagamaan (Islam dan Kristen) termanifestasi dalam praksis interaksi sosial antar warga di Desa Tablolong? Sebagai upaya untuk menjawab masalah tersebu, maka secara teoritis penelitian ini menggunakan teori habitus Pierre Bourdieu, dan secara praksis di lapangan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian ditentukan melalui purposive sampling dan snowball sampling, menghasilkan 17 informan yang terdiri dari 3 tokoh agama yaitu 1 orang pendeta 1 orang Ustad dan satu orang Majelis. Sedangkan pemerintah desa terdiri dari 3 informan yang mencakupi Sekertaris Desa, Ketua RT 05 dan Ketua RW 01. Keumdian Informan masyarakat beragama Kristen berjumlah 10 orang dan Muslim berjumlah 7 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian dalam tabel, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial di Desa Tablolong terbentuk melalui habitus yang menempatkan hubungan kekeluargaan di atas perbedaan agama yang tercermin dalam bentuk hubungan yang bersifat kohesi seperti kerja sama dalam bidang ekonomi yang dilakukan melalui pengolahan rumput laut, penangkapan ikan, partisipasi dalam kegiatan keagamaan baik suka maupun duka, serta kolaborasi dalam mengamankan rumah ibadah lintas agama ketika konflik SARA sedang belangsung di Kupang. Selain bentuk hubungan yang bersifat kohesi, bentuk interaksi yang bersifat koflik juga menjadi bagian integral dari interaksi antar umat beragama Islam dan Kristen di Desa Tablolong. Hal ini ditemukan melalui ketegangan yang terjadi akibat ketimpangan akses ekonomi, dalam distribusi ganti rugi tumpahan minyak PT Montara. Dengan demikian, interaksi antarumat beragama di Desa Tablolong tidak dapat dikategorikan secara mutlak sebagai bentuk hubungan yang selalu harmonis atau selalu konflik. Melainka, interaksi tersebut bersifat dinamis dan sangat bergantung pada interrelasi antara habitus keagamaan, dinamika ranah sosial, dan modal yang dimiliki oleh masyarakat dalam setiap perubahan yang terus berkembang.
Kata Kunci: Habituasi Keagamaa, Interaksi Sosial, dan Dinamika Ranah Sosial
Detail Information
| Item Type |
SKRIPSI
|
|---|---|
| Penulis |
ADRIANUS MAMU KOBAN - Personal Name
|
| Student ID |
2103030022
|
| Dosen Pembimbing |
YEHESKIAL ADRIAAN ROEN - 198110012009121006 - Dosen Pembimbing 1
Aelshtri Ndandara - 1983080120091220006 - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Yeheskial Adriaan Roen - 198110012009121006 - Ketua Penguji
Aelshtri Ndandara - 1983080120091220069 - Penguji 1 Herman Yosep Utang - 196602212006041001 - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
69201
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Sosiologi
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
692.01 Kob P
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







