Skripsi
Analisis Kesesuaian Mangrove Sebagai Daerah Ekowisata Di Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang
XMLEkosistem mangrove memberikan banyak manfaat secara ekologi dan ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di daerah sekitar mangrove. Pantai Batu Bao Desa Tesabela Kecamatam Kupang Barat, Kabupaten Kupang memiliki luas mangrove sebesar 25 ha/m² dan umumnya dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Potensi ekowisata mangrove yang dimiliki di desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang terdapat berbagai jenis mangrove dan berbagai fauna yang berasosiasi. Potensi ekowisata ini memerlukan evaluasi kesesuian potensi untuk pengembangan ekowisata. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis potensi kesesuaian kawasan mangrove sebagai daya tarik ekowisata, yang berfokus pada 13 parameter antara lain ketebalan mangrove, jenis mangrove, kerapatan mangrove, pasang surut, obyek biota, aksesibilitas, hukum/legalitas, sampah, fasilitas, kelembagan, kemiringan pantai, biota berbahaya dan kekhasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kauntitatif dan pengumpulan data melalui survei lapangan dan dari data sekunder. Analisis data menggunakan matriks indeks kesesuaian ekowisata (IKW). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekosistem mangrove di Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang Kategori S2 (Sesuai) pada stasiun 1 dengan presentase 53,98 %sedangkan untuk stasiun II dikategorikan S2 (Sesuai) dengan presentase 52,27%. Hasil kategori yang diperoleh yaitu Sesuai disebabkan oleh skor yang rendah pada beberapa parameter yang diukur seperti Kerapatan, Kekhasan, Hukum/legalitas, Fasilitas, dan Kelembagaan. Sesuai Hasil perhitungan Desa Tesabela Sesuai menjadi ekowisata Keberadaan ekowisata di Desa Tesabela, akan menjadi salah satu potensi yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian dan sosial lingkungan setempat. Melalui ekowisata ini, diharapkan masyarakat dapat secara langsung menikmati tambahan pemasukan, serta sekaligus dapat menjadi bagian dalam proses pelestarian lingkungan dan juga melalui ekowisata ini, diharapkan masyarakat dapat secara langsung menikmati tambahan pemasukan, namun sekaligus dapat menjadi bagian dalam proses pelestarian lingkungan.
Kata Kunci : Mangrove, Ekowisata, Ekosistem
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
PERIANTI SITINJAK - Personal Name
|
| Student ID |
2113020067
|
| Dosen Pembimbing |
ALEXANDER LEONIDAS KANGKAN - 197408312000031001 - Dosen Pembimbing 1
CHATERINA AGUSTA PAULUS - 198408192010122003 - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Alexander Leonidas Kangkan - 197408312000031001 - Ketua Penguji
Chaterina Agusta Paulus - 198408192010122003 - Penguji 1 Lebrina Ivantry Boik - 19880228 201903 2 02 - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
54242
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
542.42 SIT A
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







