Skripsi
Studi Molekuler: Pohon Filogenik dan Respon Innate Immunity terhadap Rabies Virus
XMLRabies, yang disebabkan oleh Rabies Virus, merupakan penyakit zoonosis fatal dengan angka kematian hampir 100% setelah munculnya gejala klinis. Penyakit ini menimbulkan tantangan ekonomi dan kesehatan global, dengan kerugian mencapai $124 miliar per tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kekerabatan genetik RABV di Indonesia dengan strain dari belahan dunia lainnya serta mempelajari mekanisme molekuler respons innate immunity terhadap infeksi RABV. Metode penelitian meliputi analisis filogenetik menggunakan 35 sekuens gene (G) glycoprotein RABV dari 32 negara yang diakses melalui GenBank NCBI, serta studi literatur untuk memvisualisasikan patogenesis molekuler RABV menggunakan perangkat lunak BioRender. Hasil analisis filogenetik menunjukkan bahwa isolat RABV Indonesia (03003INDO) tergolong dalam clade Asia Tenggara (SEA) dengan bootstrap value 90, yang berkerabat dekat dengan clade Afrika-3 dan Amerika (bootstrap value 82). Clade SEA, Afrika-3, dan Amerika lebih mungkin berevolusi dari clade Asia (bootstrap value 83) daripada langsung dari clade Afrika-2 (bootstrap value 62). Temuan ini mendukung pengembangan vaksin homolog berbasis strain lokal untuk meningkatkan efektivitas vaksinasi di Indonesia. RABV menghindari respons innate immunity melalui interaksi protein strukturalnya dengan jalur pensinyalan imun inang. Protein N (nukleoprotein) menyembunyikan RNA virus dari deteksi RIG-I dan menghambat fosforilasi IRF3, sehingga menghalangi produksi IFN-β. Protein M (matriks protein) mengganggu pensinyalan NF-κB dan menghambat aktivasi inflammasome NLRP3 dengan berkompetisi mengikat NEK7, serta menghalangi jalur JAK-STAT. Protein P (phosphoprotein) menghambat fosforilasi IRF3 dan mengikat STAT yang terfosforilasi, menekan ekspresi gen stimulasi interferon (ISG). RABV juga memodulasi apoptosis dengan menghambat jalur intrinsik pada fase awal infeksi melalui protein M, namun pada fase akhir justru meningkatkan apoptosis untuk memfasilitasi penyebaran virus. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang kekerabatan genetik RABV dan mekanisme penghindaran imun oleh virus, yang dapat menjadi dasar untuk pengembangan vaksin homolog dan terapi antivirus yang lebih efektif. Implikasi praktisnya termasuk rekomendasi untuk memperkuat sistem surveilans rabies di Indonesia, khususnya di daerah endemik seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), serta kerjasama regional dalam pengendalian rabies di Asia Tenggara.
Kata kunci: Rabies Virus, pohon filogenetik, innate immunity, protein struktural, vaksin homolog.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Raul Adventino - Personal Name
|
| Student ID |
2109010012
|
| Dosen Pembimbing |
PUTRI PANDARANGGA - 198308102010122003 - Dosen Pembimbing 1
Fhady Risckhy Loe - 199206152024111031 - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Maria Aega Gelolodo - 198411222009122002 - Ketua Penguji
Putri Pandarangga - 198308102010122003 - Penguji 1 FHADY RISCKHY LOE - 199206152024103121 - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
54261
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Kedokteran Hewan
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang, Nusa Tenggara Timur., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
542.61 Adv S
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







