UJI Escherichia coli RESISTAN ANTIBIOTIK GOLONGAN BETA LAKTAM DAN AMINOGLIKOSIDA PADA MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) DI TAMAN REKREASI GUA MONYET TENAU KOTA KUPANG

Detail Cantuman

Skripsi

UJI Escherichia coli RESISTAN ANTIBIOTIK GOLONGAN BETA LAKTAM DAN AMINOGLIKOSIDA PADA MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) DI TAMAN REKREASI GUA MONYET TENAU KOTA KUPANG

XML

Monyet ekor panjang termasuk primata yang populasinya cukup melimpah. Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN) (2020), M. Fascicularis termasuk ke dalam satwa VU (Vulnerable) atau spesies dengan resiko kepunahan rentan, sehingga membutuhkan perhatian khusus pada setiap habitatnya. Salah satu lokasi yang menjadi habitat monyet ekor panjang yaitu di Taman Rekreasi Gua Monyet Tenau Kupang. Secara administratif kawasan tersebut terletak di wilayah kerja Kecamatan Alak, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Letak kawasan yang berdampingan dengan pemukiman secara tidak langsung menjadi faktor penting penularan penyakit (zoonosis) dari satwa liar ke manusia, baik virus, parasit, jamur, ataupun bakteri. Bakteri Escherichia coli (E. coli) secara umum merupakan flora normal pada saluran pencernaan manusia, hewan peliharaan, dan satwa liar. Terdapat beberapa golongan antibiotik yang dapat merusak atau menghambat pertumbuhan bakteri diantaranya adalah antibiotik golongan beta-laktam dan aminoglikosida. Namun penggunaan antibiotik yang berlebihan dan tidak tepat, dapat meningkatkan risiko resistansi antibiotik. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menguji sifat resistansi E. coli pada feses monyet ekor panjang di Taman Rekreasi Gua Monyet Tenau Kupang terhadap antibiotik ampisilin, amoksisilin, dan gentamisin. Sebanyak 30 sampel feses diambil menggunakan metode purposive sampling, lalu dilakukan pemeriksaan dengan isolasi sampel, uji pewarnaan Gram, uji biokimia (IMViC, Katalase, dan KOH), serta uji resistansi antibiotik dengan metode Kirby-Bauer. Penentuan kategori resistan mengacu pada standar interpretasi diameter zona hambat antibiotik yang ditetapkan oleh Clinical and Laboratory Standard Institute (CLSI) 2012, 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat persentase bakteri E.coli pada feses monyet ekor panjang sebesar 57% positif E.coli, resistan ampisilin sebesar 76,47%, amoksisilin resistan sebesar 70,58%, dan gentamisin 0% resistan


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Maria Anjelina Kapi Paka - Personal Name
Student ID
2109010007
Dosen Pembimbing
Dr. drh. Novalino H. G. Kallau, M.Si - 19801113 200801 1 004 - Dosen Pembimbing 1
drh. Fhady Risckhy Loe, M.Si - 199206152024211031 - Dosen Pembimbing 2
Penguji
drh. Elisabet Tangkonda, M.Sc, Ph.D - 19830920 200912 2 2001 - Ketua Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
54261
Edisi
Published
Departement
Kedokteran Hewan
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit UPT Perpustakaan Undana : Kupang.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
542.61 Pak U
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail


SELAMAT DATANG DI REPOSITORY UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA