Skripsi
ANALISIS PEMASARAN CENGKEH DI DESA KELEWAE KECAMATAN BOAWAE KABUPATEN NAGEKEO
XMLPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pemasaran cengkeh di Desa Kelewae, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, dengan fokus pada identifikasi saluran pemasaran yang digunakan petani, perhitungan margin pemasaran, farmer’s share, serta efisiensi dari setiap saluran pemasaran. Desa Kelewae merupakan salah satu desa penghasil cengkeh utama di wilayah tersebut, di mana mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani cengkeh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan responden menggunakan kuesioner terstruktur. Teknik pengambilan sampel untuk petani menggunakan metode simple random sampling dengan teknik proporsional sebesar 25% dari total populasi., sedangkan sampel lembaga pemasaran ditentukan melalui metode snowball sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan rumus margin pemasaran, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga saluran pemasaran utama di Desa Kelewae, yaitu: Saluran I: Produsen→ Pedagang Pengumpul Desa→ Pedagang Pengumpul Kecamatan → Pedagang Besar → Pasar ke Puar Pulau, Saluran II: Produsen → Pedagang Pengumpul Kecamatan → Pedagang Besar → Pasar ke luar pulau, Saluran III: Produsen → Pedagang Besar → Pasar ke luar pulau. Dari hasil analisis diperoleh bahwa: Saluran I menghasilkan margin pemasaran sebesar Rp 0/kg, dengan farmer’s share sebesar 83%, dan tingkat efisiensi sebesar 8,42%., Saluran II menghasilkan margin pemasaran sebesar Rp 5.000/kg, dengan farmer’s share sebesar 87%, dan tingkat efisiensi sebesar 4,58%., Saluran III, yang merupakan saluran terpendek, menghasilkan margin pemasaran hanya Rp10.000/kg, dengan farmer’s share tertinggi yaitu 91%, dan efisiensi tertinggi sebesar 0,45%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Saluran III merupakan saluran paling efisien, dengan margin pemasaran tertinggi, bagian harga (farmer’s share) tertinggi yang diterima petani, sertaefisiensi pemasaran terbaik dibanding saluran lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa semakin pendek saluran distribusi, semakin besar keuntungan yang diterima petani. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemilihan saluran pemasaran yang lebih pendek seperti saluran III dapat meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan harga jual dan efisiensi distribusi. Oleh karena itu, disarankan agar petani lebih diarahkan untuk memasarkan produk langsung ke pedagang besar guna memperoleh nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Kata kunci: Saluran pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share, efisiensi
pemasaran.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
IGNASIA NARTIN BOLO ULE - Personal Name
|
| Student ID |
2104020126
|
| Dosen Pembimbing |
DOPPY ROY NENDISSA - 196303051988031002 - Dosen Pembimbing 1
Abraham R Illu - 199004212023211022 - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Doppy Roy Nendissa - 196303051988031002 - Ketua Penguji
Abraham R Illu - 199004212023211022 - Penguji 1 Tomycho Olviana - 198210292008122002 - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
54201
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Agribisnis
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
542.01 Ule A
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







