Skripsi
Tinjauan Yuridis Tentang Kebijakan Penanganan Narapidana Lanjut Usia (Suatu Analisis Terhadap Kesejahteraan Dan Kesehatan Mental Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kupang)
XMLMeningkatnya jumlah narapidana lanjut usia (lansia) di lembaga pemasyarakatan menimbulkan tantangan khusus dari aspek fisik, psikologis, dan sosial. Hal ini memerlukan perhatian hukum dan kebijakan, khususnya terkait pemenuhan hak kesejahteraan dan kesehatan mental lansia yang sedang menjalani hukuman. Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kupang menjadi fokus penelitian karena implementasi kebijakan ramah lansia dinilai belum optimal. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini yaitu; (1) Bagaimanakah Kebijakan penanganan narapidana lansia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kupang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan mental mereka ? (2) Kendala utama dalam memberikan perawatan yang memadai kepada Narapidana Lansia di Lingkungan Lembaga Pemasyarakatan. (3) Pendekatan Rehabilitasi dapat Disesuaikan untuk menanggapi kebutuhan Khusus Narapidana Lansia dan Memberikan Perspektif Pencegahan Residivisme.
Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris melalui kajian peraturan dan data empiris melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi petugas lembaga pemasyarakatan, narapidana lansia, dan pihak terkait. Data diperoleh dari 18 responden, dan dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan belum optimal akibat keterbatasan fasilitas, tenaga medis, dan lingkungan yang belum mendukung. Dibutuhkan pendekatan holistik yang sesuai dengan kebutuhan narapidana lansia.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa: (1) Ada tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian dalam kebijakan penanganan narapidana lansia yakni: (a) kesejahteraan fisik, (b) kesejahteraan sosial, dan (c) kesehatan mental. (2) Ada 5 tantangan utama dalam memberi perawatan yang layak yakni: (a) kebutuhan kesehatan yang kompleks, (b) keterbatasan fasilitas, (c) kurangnya tenaga kesehatan yang terlatih, (d) isolasi sosial, dan (e) resiko keamanan. (3) Untuk memastikan kesejahteraan mereka dan mencegah residivisme diperlukan tiga aspek yakni: (a) peningkatan fasilitas, (b) dukungan psikologis, dan (c) serta pelatihan kerja yang sesuai.
Kata Kunci: Kebijakan Penanganan Narapidana Lanjut Usia, Rehabilitasi, Implementasi Kebijakan, Kendala, Kebutuhan Khusus, Pencegahan Residivisme.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Harmingganov Leodima - Personal Name
|
| Student ID |
2002010163
|
| Dosen Pembimbing |
HERYANTO AMALO - 196511301992031002 - Dosen Pembimbing 1
ROSALIND ANGEL FANGGI - 198112122005012002 - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Rudepel Petrus Leo - 196406121990031003 - Ketua Penguji
Heryanto Amalo - 196511301992031002 - Penguji 1 Rosalind Angel Fanggi - 198112122005012002 - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
74101
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Ilmu Hukum
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
742.01 Leo T
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







