Skripsi
Daya Tetas Telur Dan Fenotip Tukik Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) Yang Diinkubasi Pada Sarang Semi Alami Dan Inkubator
XMLPenurunan populasi penyu lekang (Lepidochelys olivacea) mendorong upaya konservasi melalui metode penetasan di inkubator dan semi alami. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan daya tetas dan fenotip tukik penyu lekang yang diinkubasi pada sarang semi alami dan inkubator. Penelitian dilakukan di Pantai Kelapa Tinggi, Kupang, menggunakan enam sarang tiga sarang semi alami dan tiga inkubator. Data yang dikumpulkan meliputi suhu, lama inkubasi, daya tetas, dan morfometrik tukik. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata daya tetas pada sarang semi alami sebesar 71,8% dan inkubator 61,3%, sedangkan lama inkubasi masing-masing adalah 55 dan 49 hari. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan (p>0,05) pada kedua variabel tersebut. Fenotip tukik berdasarkan morfometri juga menunjukkan variasi yang tidak signifikan antar kedua metode. Kesimpulannya, meskipun tidak terdapat perbedaan signifikan secara statistik, sarang semi alami cenderung memberikan daya tetas lebih tinggi dan lingkungan yang lebih menyerupai habitat alami.
Kata kunci: Lepidochelys olivacea, daya tetas, fenotip, sarang semi alami, inkubator.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
BRENDA MARCELIN KILLA - Personal Name
|
| Student ID |
2106050050
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji |
Vinsensius Manek Ati - 197206061999031002 - Ketua Penguji
Ermelinda Dheta Meye - 197810052005012001 - Penguji 1 Joice J Bana - 197007111994032 - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
46201
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Biologi
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
462.01 KIL D
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







