PENGATURAN DAN IMPLEMENTASI PELAYANAN DINAS SOSIAL TERHADAP FAKIR MISKIN DI KABUPATEN LEMBATA

Detail Cantuman

Skripsi

PENGATURAN DAN IMPLEMENTASI PELAYANAN DINAS SOSIAL TERHADAP FAKIR MISKIN DI KABUPATEN LEMBATA

XML

Penelitian ini mengkaji cara Dinas Sosial Kabupaten Lembata mengatur dan melaksanakan pelayanan bagi masyarakat miskin dengan menggunakan pendekatan hukum sosial. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah pengaturan Pelayanan Dinas Sosial dalam menangani Fakir Miskin di Lembata? (2) Bagaimanakah implementasi regulasi pelayanan Dinas Sosial di Lembata (3) Apa sajakah Faktor yang menjadi penghambat bagi Dinas Sosial dalam memberikan Pelayan terhadap Fakir miskin di Lembata? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaturan dan Implementasi Pelayanan Dinas Sosial Terhadap Fakir Miskin di Kabupaten Lembata serta faktor penghambat pelayanan Dinas Sosial terhadap Falir Miskin di Kabupaten Lembata. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan didukung oleh studi yuridis empiris melalui wawancara dengan Dinas Sosial di Kabupaten Lembata. Data penelitian bersumber dari data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui teknik wawancara,
observasi, dan kajian pustaka.Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun enam program utama (PBIJK, PKH, BPNT, BLT, JAMKESDA, KIP Kuliah) telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan nasional (Permensos 262/2022) dan SK Kadinsos No. 25/2024 dengan jangkauan yang cukup luas (contoh: 88.287 penerima JKN), namun efektivitasnya terhambat oleh berbagai faktor baik internal maupun eksternal. Dari sisi internal,
tantangan yang dihadapi antara lain: (1) belum adanya regulasi khusus untuk menanggulangi kemiskinan, (2) definisi kemiskinan yang belum sesuai dengan konteks setempat, (3) ketidakakuratan data DTKS (tumpang tindih, meliputi penduduk yang mampu atau telah meninggal), (4) keterbatasan anggaran (program KUBE belum terlaksana), dan (5) penyaluran bantuan yang tidak merata (satu TKSK melayani dua kecamatan). Dari sisi eksternal, tantangan utama adalah pola pikir ketergantungan masyarakat (bantuan digunakan untuk barang konsumsi non-dasar), minimnya kesadaran akan kemandirian, dan kurangnya kerjasama dari masyarakat.Peneliti merekomendasikan Peningkatan Pelayanan Dinas Sosial Kabupaten Lembata diharapkan meningkatkan kualitas layanan bagi fakir miskin guna mencapai kesejahteraan masyarakat yang lebih baik, Penanganan Hambatan, Perlu upaya untuk mengatasi hambatan dan kekurangan dalam pelayanan, agar program bantuan lebih tepat sasaran dan merata kepada yang membutuhkan. Kepatuhan pada Regulasi dan Pelaksanaan program bantuan harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan berlandaskan asas keadilan.

Kata Kunci: Pengaturan, Implementasi, Pelayanan, Dinas Sosial, Fakir Miskin,
Faktor Penghambat.


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Student ID
2102010308
Dosen Pembimbing
HERNIMUS RATU UDJU - - Dosen Pembimbing 1
Megi Octaviana Radji - 198010292023212011 - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Rafael R Tupen - 196404201992031001 - Ketua Penguji
Hernimus Ratu Udju - 1961042398901001 - Penguji 1
Megi Octaviana Radji - 198010292023212011 - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
74101
Edisi
Published
Departement
Ilmu Hukum
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit UPT Perpustakaan Undana : Kupang.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
742.01 Wit P
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail


SELAMAT DATANG DI REPOSITORY UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA