Gambaran Hematologi Anjing Lokal Usia Diatas Satu Tahun Pascavaksinasi Rabies di Kota Kupang

Detail Cantuman

Skripsi

Gambaran Hematologi Anjing Lokal Usia Diatas Satu Tahun Pascavaksinasi Rabies di Kota Kupang

XML

Rabies merupakan penyakit zoonosis yang sangat ditakuti di seluruh dunia
karena dampaknya yang mematikan bagi kesehatan manusia maupun hewan yang
terpapar. Pada pertengahan tahun 2023 Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)
Provinsi Nusa Tenggara Timur ditetapkan sebagai wilayah dengan kasus Kejadian
Luar Biasa (KLB) rabies. Penetapan KLB rabies diterbitkan oleh Bupati Timor
Tengah Selatan, NTT, melalui surat nomor Dinkes.07.3.1/2964/V/2023. Kasus ini
merupakan kasus pertama KLB rabies di daratan Timor, awal mula KLB rabies hanya
terdeteksi di Kabupaten TTS sejak bulan Mei 2023, namun kasus tersebut menyebar
hingga ke Kota Kupang. Sampai dengan Maret 2024, belum ada laporan resmi kasus
positif rabies pada anjing di Kota Kupang. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk
mengetahui perbedaan profil hematologi darah sebelum dan setelah vaksinasi rabies
pada hewan anjing. Pengambilan sampel akan menggunakan metode purposive
sampling, di mana hanya hewan yang berusia diatas 12 bulan, sehat, dan tidak
menunjukkan gejala sakit yang akan dipilih. Sebelum vaksinasi dilakukan, kondisi
kesehatan anjing akan diperiksa dan darah akan diambil untuk mengevaluasi
kesehatan hewan tersebut. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif kuantitatif,
data yang didapatkan akan diolah menggunakan aplikasi IBM Statistics 27,
menggunakan uji distribusi normalitas Shapiro-Wilk, Kruskal Wallis, dan One-Way
ANOVA. Terdapat peningkatan dan penurunan dalam hasil pemeriksaan darah
lengkap (Complete Blood Count) akan tetapi data yang didapatkan tidak
menunjukkan perbedaan secara signifikan, dimana dinyatakan bahwa hasil pemberian
vaksinasi rabies pada anjing tidak mempengaruhi secara nyata terhadap gambaran
hematologi darah. Salah satu faktor yang berkontribusi pada rendahnya titer antibodi
pada anjing yang tersebar di beberapa kecamatan di Kota Kupang adalah kondisi fisik
anjing dalam kata lain kurangnya asupan nutrisi. Berdasarkan hasil pemeriksaan
parameter hematologi satu bulan pascavaksinasi, nilai rata-rata MCHC mengalami
peningkatan sedangkan nilai rata-rata dari parameter Leukosit mengalami penurunan.
Menurut hasil pemeriksaan hematologi anjing tiga bulan setelah dilakukan vaksinasi
rabies, nilai rata-rata MCHC mengalami penurunan namun masih dalam nilai normal.
Sedangkan pada nilai hasil rata-rata parameter WBC mengalami peningkatan namun
pada hasil uji statistik menunjukkan peningkatan yang tidak signifikan.

Kata kunci: Anjing, Hematologi, Vaksin, Rabies


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Student ID
2109010015
Dosen Pembimbing
YOHANES T. R. M. R. SIMARMATA - 198007312008011008 - Dosen Pembimbing 1
MARIA AEGA GELOLODO - 198411222009122002 - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
54261
Edisi
Published
Departement
Kedokteran Hewan
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit UPT Perpustakaan Undana : Kupang.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
542.61 Aoe G
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail


SELAMAT DATANG DI REPOSITORY UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA