Tesis
ANALISIS DETERMINAN KEJADIAN HIPERTENSI MELALUI PENDEKATAN SPASIAL DI KECAMATAN KOTA LAMA KOTA KUPANG
XMLPenyakit Tidak Menular (PTM) dikenal sebagai penyakit kronis, merupakan kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan dan perilaku. Salah satu PTM utama adalah penyakit kardiovaskuler (hipertensi, serangan jantung dan stroke). Hipertensi merupakan PTM pada sistem jantung dan pembuluh darah. Menurut WHO Tahun 2023 Diperkirakan 1.28 miliar orang dewasa berusia 30–79 tahun di dunia menderita hipertensi. Prevalensi hipertensi di Indonesia adalah 34,1% pada Riskesdas 2018. Menurut WHO hal-hal yang meningkatkan risiko terkena hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah Older age, genetics, being overweight or obese, not being physicaly active, high-salt diet, drinking too much alcohol. Sistem Informasi Geografis dapat dimanfaatkan untuk melakukan analisis spasial, berguna untuk mengetahui hubungan faktor risiko suatu penyakit, pola penyebaran penyakit dan autokorelasi penyakit baik penyakit menular maupun penyakit tidak menular. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui Determinan Kejadian Hipertensi Melalui Pendekatan Spasial Analisis di Kec. Kota Lama Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan desain studi ekologis, metode penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi adalah penduduk Kec. Kota lama berusia ≥18, dengan sampel adalah pasien hipertensi berjumlah 400 responden yang diambil dengan system simple random sampling, untuk menentukan proporsi sample tiap Kelurahan menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling. Analisa spasial menggunakan aplikasi Geoda dengan uji regresi linear berganda, Moran’s I test dan Multivariate Local Geary. Hasil penelitan menunjukan ada hubungan yang signifikan dan terjadi autokorelasi positif bersifat kluster dengan tingkat risiko sedang - tinggi di Kel. LLBK, Kel. Bonipoi, Kel. Solor, Kel. Fatubesi, Kel. Oeba, Kel. Nefonaek dan Kel. Pasir Panjang pada variabel umur (p=0.001, I=0.71), berat badan >normal (p=0.001, I=0.64), kurang aktivitas fisik (p=0.001, I=0.64) diet tinggi garam (p=0.001, I=0.64), konsumsi alkohol (p=0.001, I=0.70). Masyarakat disarankan rutin memeriksakan tekanan darah, konsumsi makanan sehat, berolah raga cukup, bagi penderita hipertensi agar rutin minum obat.
Kata Kunci : Hipertensi, Determinan, Spasial, Autokorelasi, Kluster,
Detail Information
| Item Type |
Tesis
|
|---|---|
| Penulis |
Dominggus Agustinus Isak Lenda - Personal Name
|
| Student ID |
2211080015
|
| Dosen Pembimbing |
PIUS WERAMAN - 196405011984111001 - Dosen Pembimbing 1
YENDRIS KRISNO SYAMRUTH - 197911022003121001 - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
13101
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Ilmu Kesehatan Masyarakat
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
132.01 Len A
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







