Skripsi
Analisis Daya Saing Harga Rumput Laut Di Desa Lederaga, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua
XMLRumput laut merupakan tumbuhan yang memberikan beragam kegunaan dengan salah satu fungsi utamanya sebagai zat penangkal oksidasi yang berasal dari alam. Kandungan zat penangkal oksidasi yang terdapat dalam rumput laut mampu menetralisir molekul tidak stabil yang berbahaya bagi tubuh. Adapun permasalahan yang di hadapi oleh parah petani rumput laut seperti merosotnya harga rumput laut di pasar lokal dan bertambahnya biaya operasional seperti pengadaan bibit dan bahan pemeliharaan. Situasi ini dipersulit dengan munculnya persaingan dari kawasan lain yang juga membudidayakan Eucheuma cottonii. Selain itu, kendala teknologi, keterbatasan pengetahuan budidaya, dan sulitnya akses pendanaan turut mempengaruhi produktivitas para petani rumput laut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mendeskripsikan karakteristik usaha rumput laut dan daya saing harga rumput laut di wilayah Desa Lederaga, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua. (2) Untuk menganalisis pendapatan usaha rumput laut di wilayah Desa Lederaga, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua. (3) Untuk mengetahui strategi yang tepat dalam meningkatkan daya saing harga rumput laut di wilayah Desa Lederaga, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel simple random sampling sebanyak 20% dari populasi yaitu 30 orang petani. Metode yang digunakan yaitu dengan analisis deskriptif, analisis biaya dan pendapatan, serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata umur petani rumput laut rata-rata berusia produktif yakni 39 tahun. Pendidikan rata-rata petani tergolong pendidikan rendah karena hanya tamat Sekolah Dasar (SD). Petani sangat berpengalaman dalam budidaya rumput laut yakni 16 tahun. Penerimaan usaha tani untuk tiga musim produksi dengan luas lahan rata-rata 775,25m sebesar Rp. 29.226.600, biaya produksi sebesar Rp10.624.274,37. Sehingga dapat di simpukan bahwa usaha tani di rumput laut menguntungkan, dengan pendapatan sebesar Rp18.602.325,63 per tahun. Sementara pendapatan setiap panen musim dengan periode panen semusim yaitu sekitar 3 bulan lamanya petani dapat menerima pendapatan sebanyak Rp6.428.609. Pendapatan tersebut didapatkan dalam sebulan sehingga petani memiliki pendapatan sebesar Rp2.142.870. Jumlah pendapatan ini hampir sampai dengan UMK Kabupaten Sabu Raijua sebesar Rp2. 328.669 yang berlaku di seluruh pekerja di sektor formal Kabupaten Sabu Raijua. Strategi pengembangan usaha budidaya rumput laut Eucheuma cottonii di Desa Lederaga yang paling tepat dilakukan adalah dengan mengoptimalkan kapasitas produksi yang ada untuk meningkatkan usaha, memperluas lahan usaha budidaya dan meningkatkan keterampilan teknis budidaya untuk meningkatkan produksi, dengan mempertahankan komitmen manajemen terhadap mutu produk dan mensosialisasikannya kepada seluruh pembudidaya. Penetapan strategi yang terkuat yaitu berada pada kekuatan yang dimiliki dimanfaatkan untuk meraih peluang yang ada.
Kata kunci : Rumput Laut, Daya Saing Harga, pendapatan,Budidaya, SWOT.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
DESRIYANTI S. DJAMI HAU - Personal Name
|
| Student ID |
2104020048
|
| Dosen Pembimbing |
MARIA BANO - 19610815 198901 2 001 - Dosen Pembimbing 1
MARIA FRANSISKA DARLEN - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
MARIA BANO - 19610815 198901 2 001 - Ketua Penguji
maria fransiska Darlen - 8813323419 - - Penguji 1 Selfius P N Nainiti - 196112301986011001 - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
54201
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Fakultas Pertanian
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
542.01 HAU A
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







