Pengaruh Level Gliserol Yang Berbeda Dalam Pengencer Sitrat Kuning Telur Terhadap Kualitas Semen Beku Babi Landrace

Detail Cantuman

Skripsi

Pengaruh Level Gliserol Yang Berbeda Dalam Pengencer Sitrat Kuning Telur Terhadap Kualitas Semen Beku Babi Landrace

XML

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas semen beku babi landrace dalam pengencer sitrat kuning telur (S-KT) dengan level gliserol (G) yang berbeda. Materi penelitian yang digunakan adalah semen segar dari pejantan babi landrace yang berumur 2-3 tahun dari 4 ekor babi. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental dengan metode rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. Adapun perlakuan yang dimaksud yakni P1: S- KT+G 4%, P2: S-KT+G 7%, P3:S-KT+G 10 % dan P4: S-KT+G 13%. Semen yang telah diencerkan disimpan pada suhu ruang 27-28℃ selama dua jam (holding time), selanjutnya disentrifugasi dengan kecepatan 3000 rpm selama 15 menit. Setelah sentrifugasi supernatan dibuang dan pelet diencerkan kembali dengan pengencer dasar dengan perbandigan 1:1, dan ditambahkan gliserol sesuai perlakuan. Semen yang telah diencerkan dikemas dalam straw 0,5 mL kemudian dipacking disusun dalam rak pembekuan lalu diekuilibrasi pada suhu 3-5℃ selama 2 jam.Setelah diekuilibrasi dievaluasi kembali, kemudian straw dibekukan diatas permukaan N2 cair dengan jarak 10 cm pada suhu -110℃ selama 10 menit, lalu disimpan pada N2 cair selama 24 jam. Setelah 24 jam, straw semen beku dicairkan kembali (thawing) dalam waterbath yang berisi air dengan suhu 37oC selama 30 detik. Setelah itu dilakukan pemeriksaan meliputi perhitungan persentase motilitas, viabilitas, abnor malitas spermatozoa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan gliserol yang berbeda berpengaruh tidak nyata (P>0,05) dengan motilitas tertinggi pada P1 =28,83±14,58%, viabilitas P1=52,91±19,37%, dan abnormalitas terendah terdapat pada P4=11,49±1,46% dan recovery rate spermatozoa P1=37,20%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penambahan level gliserol yang berbeda dalam pengencer sitrat kuning telur memberi dampak yang sama dan tidak layak digunakan untuk inseminasi buatan (IB).

Kata kunci: Babi landrace, gliserol, kuning telur, sitrat, semen beku


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
PETRUS RESI - Personal Name
Student ID
2105030217
Dosen Pembimbing
AGUSTINUS RIDLOF RIWU - 196508071990031024 - Dosen Pembimbing 1
Ni Made Paramita Setyani - 19960311 202203 2 011 - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Agustinus Ridlof Riwu - 196508071990031024 - Ketua Penguji
Ni Made Paramita Setyani - 19960311 202203 2 011 - Penguji 1
Alvrado Bire Lawa - - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
54231
Edisi
Published
Departement
Peternakan
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit UPT Perpustakaan Undana : Kupang.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
542.31 RES P
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail


SELAMAT DATANG DI REPOSITORY UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA