Skripsi
PENGARUH VARIASI KADAR ASPAL PADA CAMPURAN LASTON AC-WC DAN VARIASI JUMLAH TUMBUKAN BERDASARKAN KADAR ASPAL OPTIMUM TERHADAP PARAMETER MARSHALL
XMLAspalt Concrete - Wearing Course (AC-WC) adalah salah satu lapis laston yang terletak pada posisi paling atas dan sebagai lapisan yang menerima beban kendaraan secara langsung. Karakteristik lapisan ini dipengaruhi oleh bahan campuran dan pembuatannya, yaitu pada saat pencampuran, penghamparan serta pemadatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah kandungan aspal serta jumlah pemadatan terhadap Ketahanan campuran aspal. Metode yang digunakan adalah pengamatan dan pengujian dengan alat uji Marshall dan sampel aspal yang hasilnya dibandingkan dengan spesifikasi Bina Marga 2018. Berdasarkan hasil perhitungan Pb diperoleh variasi kadar aspal 5%,5,5%,6%,6,5% dan 7%. Hasil Penelitian menunjukan bahwa nilai rongga dalam campuram (VIM) berturut-turut adalah 6,29%, 5,46%, 3,91%, 3,54%, 3,00%. Berdasarkan nilai tersebut semakin tinggi kadar aspal maka rongga dalam campuran semakin kecil demikian juga sebaliknya. Nilai rongga dalam agregat (VMA) berturut-turut adalah 15,17%, 15,47%, 15,13%, 15,84,%, 16,40%. seiring dengan penambahan kadar aspal menghasilkan nilai VMA semakin tinggi. Nilai ronnga terisi aspal (VFA) berturut-turut adalah 58,57%, 64,72%, 74,15%, 77,66%, 81,70%, berdasarkan nilai tersebut terlihat bahwa nilai VFA semakin tinggi seiring penambahan kadar aspal. Nilai stabilitas 908 kg, 1022 kg, 1097 kg, 965 kg, 883 kg. Nilai stabilitas semakin meningkat jika kadar aspal bertambah. Pada suatu titik tertentu nilai stabilitas akan kembali menurun dengan semakin bertambahnya kadar aspal karena telah mencapai batas maksimum. Nilai kelelehan (flow) berturut-turut adalah 3,00 mm, 3,10 mm, 3,37 mm, 3,50 mm, 3,77 mm. Nilai flow semakin menigkat dengan meningkatnya kadar aspal . Kadar aspal optimum adalah kadar aspal terbaik, dimana memenuhi semua kriteria marshall. Nilai kadar aspal optimum untuk campuran AC-WC adalah 5,95 %. Berdasarkan kadar aspal optimum yang telah diperoleh dibuat variasi tumbukan 2 x 50, 2 x 75, dan 2 x 100. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin banyak jumlah tumbukan nilai stabilitas, dan VFA semakin tinggi, sedangkan nilai VIM, VMA dan Flow semakin rendah.
Kata Kunci : AC-WC, Kadar Aspal, Tumbukan, Marshall
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
LORY KARINA ATI - Personal Name
|
| Student ID |
1806010083
|
| Dosen Pembimbing |
ANDI KUMALAWATI - 196310301994122001 - Dosen Pembimbing 1
ELIA HUNGGURAMI - 198004122005011001 - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
John H. Frans - 197506022001121002 - Ketua Penguji
Andi Kumalawati - 196310301994122001 - Penguji 1 Elia Hunggurami - 198004122005011001 - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
22201
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Teknik Sipil
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | UPT Perpustakaan Undana : Kupang., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
222.01 Ati P
|
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







