Perancangan Gedung Kesenian Di Mbay Kabupaten Nagekeo Dengan Pendekatan Arsitektur Kontemporer

Detail Cantuman

Skripsi

Perancangan Gedung Kesenian Di Mbay Kabupaten Nagekeo Dengan Pendekatan Arsitektur Kontemporer

XML

Kabupaten Nagekeo terbentuk sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2007. Kabupaten ini kemudian diresmikan pada 22 Mei 2007 dan menetapkan daerah Mbay sebagai ibu kota. Terdapat beberapa potensi kebudayaan yang terdapat di Kabupaten Nagekeo, seperti tinju adat, kain tenun, rumah adat, dan juga tarian dan musik. Potensi-potensi yang ada di Kabupaten Nagekeo ini rutin dilakukan setiap tahunnya. Di Kabupaten Nagekeo juga sering diadakan festival kebudayaan seperti perlombaan menari dan juga musik. Festifal yang digelar setiap tahun oleh Pemerintahan Kabupaten Nagekeo seperti : Ritual Kaijo dari Komunitas Adat Mbay Dhawe, Tinju adat yang disebut "Etu, Pentas seni suara dan tari-tarian, Perlombaan bertema literasi budaya. Akan tetapi kegiatan-kegiatan tersebut masih dilakukan di area terbuka seperti lapangan terbuka. Dengan adanya potensi-potensi kebudayaan Nagekeo dan juga tidak adanya fasilitas yang menunjang kegiatan-kegiatan kebudayaan tersebut, maka penulis berinisiatif untuk merancang Gedung Kesenian di Mbay Kabupaten Nagekeo sehingga dapat mewadahi kegiatan-kegiatan kebudayaan tersebut.
Pendekatan Arsitektur Kontemporer adalah pendekatan desain arsitektur yang mencerminkan zaman dan konteks sosial saat ini. Perancangan Gedung Kesenian ini akan terlihat tidak membosankan, karena pendekatan ini menekankan pada pembaruan desain dan ekspresi kreatif dengan menggunakan ide, teknologi dan gaya yang baru dan inovatif. Merencanakan Gedung Kesenian yang dapat mewadahi kegiatan generasi muda dalam mengembangkan kesenian dan juga kebudayaan di Kabupaten Nagekeo, dan merancang Gedung Kesenian dengan menerapkan prinsip-prinsip arsitektur Kontemporer pada bangunan. Perancangan Gedung Kesenian di Mbay Kabupaten Nagekeo dengan pendekatan arsitektur kontemporer merupakan Langkah strategis untuk memfasilitasi potensi – potensi yang ada di kabupaten Nagekeo yang rutin dilakukan setiap tahunnya, seperti tinju adat, kain tenun, dan juga tarian dan musik. Secara keseluruhan, perancangan ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan kebudayaan di Kabupaten Nagekeo, sehingga dengan potensi-potensi yang ada di kabupaten nagekeo bisa terus dilestarikan dan diwariskan kepada Masyarakat kabupaten Nagekeo.

Kata Kunci: Kesenian, Kontemporer


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
CLAUDIUS ALPINI - Personal Name
Student ID
1806090031
Dosen Pembimbing
YOHANES WILHELMUS DOMINIKUS KAPILAWI - 197406252008121003 - Dosen Pembimbing 1
Debri A. Amabi - 880923419 - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Ariency Kale Ada Manu - 196802231998021001 - Ketua Penguji
Yohanes Wilhelmus Dominikus Kapilawi - 197406252008121003 - Penguji 1
Debri A. Amabi - 8809323419 - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
23201
Edisi
Published
Departement
Arsitektur
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit UPT Perpustakaan Undana : Kupang.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
232.01 Alp P
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail


SELAMAT DATANG DI REPOSITORY UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA