ANALISIS STABILITAS TUBUH BENDUNGAN AKIBAT PENGARUH RETAKAN (STUDI KASUS BENDUNGAN SUTAMI KABUPATEN MALANG)

Detail Cantuman

Skripsi

ANALISIS STABILITAS TUBUH BENDUNGAN AKIBAT PENGARUH RETAKAN (STUDI KASUS BENDUNGAN SUTAMI KABUPATEN MALANG)

XML

Bendungan Sutami merupakan bendungan urugan batu dengan inti kedap vertikal yang terletak di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Keamanan bendungan terhadap rembesan dan keruntuhan lereng menjadi faktor utama kestabilan. Adanya retakan memanjang di puncak bendungan meningkatkan risiko rembesan dan keruntuhan lereng. Penelitian ini bertujuan menentukan debit rembesan dan faktor keamanan lereng dengan analisis SEEP/W untuk rembesan serta SLOPE/W menggunakan metode Bishop dan Fellenius pada berbagai kondisi muka air dan keberadaan retakan. Hasil dari penelitian ini menunjukan debit rembesan yang terjadi pada Bendungan Sutami dengan adanya retakan pada kondisi muka rendah (irigasi) sebesar 3.4081 × 10 3m3/dtk, muka air rendah (turbin) sebesar 4.9606 × 10-3 m3/dtk, muka air tinggi sebesar 6.1019 × 10-3 m3/dtk dan muka air banjir sebesar 6.8091 × 10-3 m3/dtk. Debit rembesan yang terjadi pada setiap kondisi muka air baik dengan adanya retakan maupun tanpa retakan berada dibawah batas izin rembesan bendungan yaitu 1% dari debit tahunan yang masuk ke dalam bendungan sebesar 0.552 m3/dtk. Hasil stabilitas lereng dengan metode bishop tanpa gempa dengan retakan pada kondisi muka air rendah ( irigasi) sebesar 2.479 > 1.5 (aman), muka air rendah (turbin) sebesar 2.377 > 1.5 (aman), muka air tinggi sebesar 1.697 > 1.5 (aman) dan muka air banjir sebesar 1.522 > 1.5 (aman). Metode bishop dengan gempa dan retakan pada kondisi muka air rendah ( irigasi) sebesar 1.843 > 1.2 (aman), muka air rendah (turbin) sebesar 1.846 > 1.2 (aman), muka air tinggi sebesar 1.368 > 1.2 (aman) dan muka air banjir sebesar 1.296 > 1.2 (aman). Metode Fellenius tanpa gempa dengan retakan pada puncak bendungan pada kondisi muka air rendah ( irigasi) sebesar 2.387 > 1.5 (aman), muka air rendah (turbin) sebesar 2.172 > 1.5 (aman), muka air tinggi sebesar 1.614 > 1.5 (aman) dan muka air banjir sebesar 1.600> 1.5 (aman). Metode Fellenius dengan gempa dan retakan pada puncak bendungan pada kondisi muka air rendah ( irigasi) sebesar 1.719 > 1.2 (aman), muka air rendah (turbin) sebesar 1.670 > 1.2 (aman), muka air tinggi sebesar 1.350 > 1.2 (aman) dan muka air banjir sebesar 1.299 > 1.2 (aman). Hasil stabilitas lereng dengan metode yang sama tetapi retakan tidak diperhitungkan juga dalam keadaan aman karena nilai faktor keamananya lebih besar dari nilai faktor keamanan syarat. Begitu pula dengan hasil stabilitas lereng dengan garis freatik manual dengan metode yang sama.


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Marlen Yosefita Patola - Personal Name
Student ID
2106010035
Dosen Pembimbing
TRI MARDIYATI W SIR - 197905062006042001 - Dosen Pembimbing 1
REMIGILDUS CORNELIS - 197006122000031002 - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Denik Sri Krisnayanti - 197512282000122001 - Ketua Penguji
Tri Mardiyati W Sir - 197905062006042001 - Penguji 1
Remigildus Cornelis - 197006122000031002 - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
22201
Edisi
Published
Departement
TEKNIK SIPIL
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit UPT Perpustakaan Undana : Kupang.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
222.01 PAT A
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail


SELAMAT DATANG DI REPOSITORY UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA