Pengaruh Kejut Salinitas Terhadap Pemijahan dan Kelangsungan Hidup Larva (Tripneustes gratilla)

Detail Cantuman

Skripsi

Pengaruh Kejut Salinitas Terhadap Pemijahan dan Kelangsungan Hidup Larva (Tripneustes gratilla)

XML

Bulubabi (Tripneustes gratilla) adalah salah satu biota laut dari kelas Echinoidea yang gonadnya seringkali dimanfaatkan sebagai bahan pangan bergizi tinggi dan bernilai ekonomis. Sampai saat ini bulubabi yang dijual masih mengandalkan hasil tangkapan dari alam. Untuk mengimbangi penangkapan bulubabi yang berlebih maka perlu dilakukan kegiatan budidaya. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberlangsungan kegiatan budidaya adalah ketersediaan benih. Keberlanjutan budidaya bulubabi tidak bisa hanya dengan mengandalkan benih dari alam yang bersifat musiman. Agar pemijahan bulubabi dapat berlangsung diluar musim maka biasanya dilakukan rekayasa lingkungan salah satunya dengan metode kejut salinitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pemijahan bulubabi (T. gratilla) dengan metode kejut salinitas dan pengaruhnya terhadap pemijahan serta dampaknya terhadap kelangsungan hidup larva bulubabi (T. Gratilla). Metode yang digunakan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yakni A (diturunkan 10 ppt), B (diturunkan 5 ppt), C (dinaikkan 5 ppt), dan D (dinaikkan 10 ppt). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana Kupang. Hasil penelitian diperoleh perlakuan B (-5 ppt) dan perlakuan C (+5 ppt) pemijahan sebesar 93,3%, perlakuan A (-10 ppt) sebesar 80% dan perlakuan D (+10 ppt) tidak memijah. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa mengubah salinitas secara tiba-tiba berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap pemijahan bulubabi. Hasil uji BNT menunjukkan bahwa semua perlakuan tidak berbeda nyata kecuali perlakuan menaikkan salinitas sebesar 10 ppt yang berbeda nyata terhadap semua perlakuan lainnya. Hasil penelitian disimpulkan bahwa kejut salinitas dapat merangsang terjadinya pemijahan bulubabi (T. gratilla) yang mana dengan menurunkan 10 ppt, menurunkan 5 ppt, dan menaikkan 5 ppt (25-40 ppt) dapat merangsang pemijahan bulubabi (T. Gratilla) secara optimal. Kejut salinitas merangsang hormon reproduksi yang selanjutnya akan merangsang sel telur untuk ovulasi dan sel sperma untuk spermiasi dan selanjutnya memijah. Namun pemijahan buatan dengan perlakuan kejut salinitas (perubahan salinitas secara mendadak) belum dapat mempertahankan kelangsungan hidup larva bulubabi (T. Gratilla) secara optimal.
Kata Kunci: Bulubabi Tripneustes gratilla. Kejut Salinitas, Pemijahan, Kelangsungan Hidup Larva


Detail Information

Item Type
Penulis
RUFINA MEO REDO - Personal Name
Student ID
1613010118
Dosen Pembimbing
AGNETTE TJENDANAWANGI - 197001251994032002 - Dosen Pembimbing 1
Yulianus Linggi - 196512031995121001 - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Agnette Tjendanawangi - 197001251994032002 - Ketua Penguji
Yulianus Linggi - 196512031995121001 - Penguji 1
Ade Yulita Hesti Lukas - 197907102006042002 - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
54243
Edisi
Published
Departement
Budidaya Perairan
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit UPT Perpustakaan Undana : Kupang.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
542.43 RED P
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail


SELAMAT DATANG DI REPOSITORY UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA